Jurnalistika

Ketahui 9 Khasiat Teh Hijau serta Waktu yang Tepat Mengonsumsinya

  • Sarah A

    07 Feb 2022, 07:55 WIB

    Bagikan:

image

Foto: Istock

jurnalistika.id – Popularitas teh hijau tidak kalah dibanding dengan berbagai jenis teh lainnya. Menurut International Institute Of Suistainable Development, teh menjadi minuman yang paling dikonsumsi di dunia setelah kopi.

Selain itu, teh hijau dikenal sebagai antioksidan yang tinggi karena memiliki Flavonoid. Tak heran, teh hijau memiliki segudang khasiat karena tingkat oksidasinya yang rendah.

Yuk Simak khasiat untuk kesehatan tubuh dari teh hijau berikut ini!

gambar: Teh hijau
Japanese green tea (c) istockphoto

1. Teh Hijau Miliki senyawa sehat

Teh hijau kaya akan senyawa Folifenol yang bermanfaat guna mengurangi peradangan dan membantu melawan kanker.

Senyawa bioaktif lainnya yaitu katekin atau EGCG.

“Ini semua tentang kandungan katekin” sebut Beth Reardon, RD, ahli gizi Boston.

Katekin membantu mengurangi radikal bebas dalam tubuh serta melindungi sel dan molekul dari kerusakan.

Pilih merek teh dengan kandungan Fluoride yang rendah.

2. Meningkatkan fungsi otak

Kafein yang terkandung dalam teh hijau berfungsi meningkatkan berbagai fungsi otak termasuk suasana hati, produktifitas serta memori.

Walaupun jumlah kafein dalam teh hijau tidak sebanyak pada kopi, tetapi cukup memberikan efek yang signifikan.

Selain kafein, terdapat asam amino L-theanine yang memiliki efek anti kecemasan yang juga dapat meningkatkan dopamin.

3. Bantu Turunkan berat badan

Kebanyakan orang mengonsumsi teh hijau untuk menurunkan berat badan.

Tetapi ternyata masih banyak penelitian yang belum setuju akan hal ini.

Namun, sebuah penelitian menunjukkan bahwa katekin dan kafein mungkin memiliki peran dalam meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak sehingga yang berdampak pada penurunan berat badan.

4. Teh Hijau Bantu Sembuhkan kanker

Penyebab kanker yaitu adanya pertumbuhan sel yang tidak terkendali.

Kandungan antioksidan dalam teh hijau dapat menangani hal ini.

Sebuah studi menyebutkan bahwa teh hijau berpotensi menurunkan jenis kanker payudara dan kanker kolorektal.

Meskipun demikian, jangan jadikan teh hijau sebagai patokan untuk menurunkan jenis kanker.

Faktanya, melansir dari sebuah web bahwa “tidak merekomendasikan untuk atau menentang penggunaan teh untuk mengurangi risiko jenis kanker apa pun.” (National Cancer Institute).

5. Melindungi otak dari penuaan

Zat katekin pada teh hijau dapat melindungi otak seiring bertambahnya usia.

Contohnya melindungi dari penyakit Alzheimer dan Parkinson.

Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif dan penyebab paling umum dari demensia, sedangkan Parkinson merupakan penyakit neurodegeneratif lainnya yang dapat menyebabkan kematian neuron penghasil dopamin pada otak.

6. Menjaga kesehatan mulut

Streptococccus Mutans merupakan bakteri umum pada mulut, penyabab pembentukan plak, gigi berlubang, serta kerusakan lainnya.

Sebuah studi menunjukkan, katekin yang terdapat pada teh hijau berperan untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan mengurangi risiko bau mulut.

7. Mencegah penyakit kardiovaskular

Stroke dan kolesterol jahat (LDL) termasuk ke dalam penyakit kardiovaskular.

Senyawa pada teh hijau berpotensi meningkatkan kapasitas antioksidan darah yang berfungsi sebagai pelindung partikel LDL dari oksidasi.

Mengutip American Heart Association (AHA) mengatakan bahwa teh hijau yang dikonsumsi sehari-hari dapat melakukan perubahan kecil positif pada stroke.

Sebuah ulasan pada tahun 2017 dan 2019 juga menemukan bahwa kandungan Polifenol dapat menurunkan tekanan darah, mengurangi peradangan, serta mengurangi risiko penyakit jantung pada orang obesitas.

8. Antiinflamasi, antibakteri, antivirus

Teh hijau telah terbukti dapat melawan peradangan akibat adanya senyawa Flavonoid.

Senyawa kimia Epigallocatechin Gallate pada teh hijau berperan sebagai antiinflamasi serta berfungsi melindungi DNA sel.

9. Melindungi tulang

Mineralisasi dapat dirangsang dari mengonsumsi teh hijau yang dapat meningkatkan pembentukan tulang.

Adanya pembentukan tulang menyebabkan kemungkinan adanya perlindungan terhadap osteoporosis saat terjadi pengeroposan tulang.

Amankah Mengonsumsi Perut Kosong?

Hindari meminum teh hijau saat perut kosong, karena akan meyebabkan mual bahkan sakit perut.

Kandungan Tanin dalam teh hijau dapat meningkatkan asam lambung.

Waktu yang tepat jika ingin minum teh hijau yaitu di antara waktu makan.

Mengonsumsi teh hijau pada saat makan dapat mengganggu asupan zat besi.

Efek Samping Mengonsumsi Teh Hijau

  • Orang yang memiliki sensitivitas terhadap kafein yang parah berpotensi mengalami insomnia, kecemasan, cepat marah, mual, dan sakit perut.
  • Mengonsumsi dengan konsentrasi tinggi memiliki efek negatif pada kesehatan hati meskipun jarang terjadi.
  • Tidak dianjurkan mengonsumsi teh hijau bersamaan dengan obat stimulan karena berpotensi meningkatkan tekanan darah dan detak jantung.
  • Mengonsumsi dalam jumlah banyak dapat membuat gelisah dan dehidrasi.

Jadi perhatikan juga ya dosis dalam mengonsumsi teh hijau.

Ingat, jangan berlebihan.

Baca juga:

Efek Samping Teh Hijau

Khasiat Teh Hijau

Teh Hijau


Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami