Jurnalistika

Menghawatirkan Kondisi Tenaga Medis Menghadapi Covid-19

  • Malik Abdul Aziz

    28 Mar 2020, 21:53 WIB

    Bagikan:

image

Pejuangan Tenaga Medis Dalam Menghadapi Covid-19 (merdeka.com)

Jurnalistika.id – Masif penyebaran Covid-19 masih terus terjadi, sampai saat ini jumlah Positif Covid-19 1.155 orang dan sudah memakan korban jiwa hingga 102 orang meninggal dunia dan yang sembuh 59 orang (sumber: Kemenkes RI), Sabtu (28/03/2020).

Dengan masifnya penyebaran Covid-19 maka perlunya kesiapan untuk penanganan pasien Covid-19, hal ini menjadi kekhawatiran Tirta Mandira Hudhi merupakan seorang pengusaha sekaligus influencer nyentrik bergelar dokter.

Tirta kemudian menceritakan bagaimana kritisnya kondisi tenaga kesehatan sebagai garda terdepan penanganan Covid-19 di Indonesia. “Sekarang itu kondisinya itu menyedihkan. Kita lihat, tenaga medis yang meninggal sudah berapa, kalau enggak salah sudah hampir 10 dan ini sudah berapa hari corona, anggap saja dua minggu. Jadi perkiraannya tiap hari pasti ada tenaga medis yang meninggal, itu sudah menyedihkan,” ujar Tirta, Sabtu (28/3/2020).

Jika Kita hitung dari 102 pasien yang meninggal karena Covid-19, angka kematian dokter di Indonesia mencapai hampir 10 persen. Kondisi itu tentu sangat miris mengingat jumlah pasien positif Covid-19 yang terus bertambah secara masif setiap harinya.

Menurut Tirta, masalah itu terjadi karena minimnya jumlah alat pelindung diri (APD) yang dimiliki rumah sakit ditengah pandemik Covid-19 ini.

Tirta kemudian memberikan gambaran betapa kekurangannya jumlah APD di Indonesia. “Kasarnya seperti ini, satu pasien yang sudah positif Covid-19 yang kondisinya sedang, itu satu pasien yang diisolasi bisa membutuhkan delapan APD per harinya. Itu satu bayangkan berapa ribu itu (pasien positif). Belum yang ODP dan PDP, maka dari itu tolong untuk kurangi mobilitas agar angka penyebaran Covid-19 dapat berkurang,” ucap Tirta.

Covid-19

Kondisi Tenaga MEdis

MEnghawatirkan

Tenaga Medis


Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami