Jurnalistika

Rahasia Agar Tubuh Tetap Terhidrasi Saat Puasa

  • Ratu Masrana

    18 Apr 2022, 18:30 WIB

    Bagikan:

image

Rahasia Agar Tubuh Tetap Terhidrasi Saat Puasa (Ilustrasi Foto: remainhealthy.net)

jurnalistika.id – Berpuasa di bulan Ramadan membuat tubuh kekurangan cairan. Jika tak segera terhidrasi, maka tubuh akan mengalami dehidrasi ringan, apalagi ketika cuaca sedang panas.

Untuk mencegah dehidrasi saat puasa, ada baiknya kamu mengetahui rahasia agar tubuh tetap terhidrasi. Hidrasi yang tepat akan memaksimalkan kinerja tubuh, meningkatkan energi dan memperbaiki kelelahan otot.

Ingatlah, kamu mungkin mengalami dehidrasi bahkan ketika duduk di meja kamu tanpa banyak usaha fisik.

Melansir arabnews.com, berikut rahasia agar tubuh tetap terhidrasi selama Ramadan:

1. Minum air

Ilustrai minum air (Ysedova)

Mulailah berbuka puasa kamu dengan dua gelas air. Lalu, minumlah setidaknya 1,5 liter (6 gelas) sepanjang malam sampai sahur.

Jangan minum semua air yang dibutuhkan sekaligus. Ini akan memberi tekanan pada ginjal kamu. Minumlah perlahan secara periodik.

Lalu, apa minuman terbaik? Minuman hangat atau minuman dingin? Jika kamu berkeringat, kepanasan, atau baru saja selesai berolahraga, air dingin akan menghidrasi dan menyegarkan tubuh kamu.

Sementara itu, air hangat membantu mengurangi dahaga dan meningkatkan kinerja pencernaan. Air hangat membantu sirkulasi darah yang sangat baik sebagai pelemas otot dan membantu melawan sembelit.

Baca juga: 4 Tips Tetap Sehat Saat Puasa Supaya Tidak Gampang Loyo

Air itu baik kamu minum dengan cara apa pun dan kapan pun. Kemudian, tetapkan jadwal untuk minum atau kaitkan dengan tugas tertentu sebagai pengingat (misalnya, setelah salat magrib, isya, tarawih atau tahajud di sepertiga malam dan saat tilawah di malam hari hingga waktu sahur).

2. Bijaklah dengan apa yang kamu konsumsi

Terhidrasi Saat Puasa
Buah-buahan segar dan susu (Shutterstock)

Minuman manis:

Teh manis, kopi, coklat bisa jadi masuk dalam list buka puasamu. Belum lagi serangkaian takjil yang manis-manis berupa es buah, kolak, bubur sumsum, kolak pisang, biji salak dll menantimu di meja buka puasa.

Ingatlah bahwa semua minuman di atas mengandung gula dan kalori yang tinggi. Minumlah dengan bijak dengan porsi secukupnya saja.

Minuman berbahan dasar susu:

Susu dan yoghurt bisa kamu pertimbangkan untuk berbuka. Minuman ini mengandung cairan dan menyediakan kalsium dan mineral dan vitamin lainnya yang mungkin tidak terserap pada makanan utama selama bulan suci ini.

Sup:

Jangan lewatkan sup saat berbuka, terutama jika diencerkan dengan kaldu, karena tidak hanya menghidrasi tubuh kamu, tetapi juga melengkapi elektrolit yang hilang selama berpuasa.

Buah-buahan dan sayur-sayuran:

Buah-buahan dan sayuran sama-sama menghidrasi dan sarat dengan mineral, vitamin, dan antioksidan.

Contoh buah dan sayuran yang kaya air antara lain: mentimun (96% air), tomat (95%), bayam (93%), semangka (92%), nanas (87%), jeruk (86%), dan apel ( 85%).

Kendati demikian, hati-hati dengan smoothie buah yang mengandung tambahan susu, gula, kacang-kacangan, atau gandum karena mengandung kalori.

Jus buah:

Jus buah sangat bagus membantu pergerakan usus dan membersihkan usus. Selain itu minuman ini memberi cairan yang cukup banyak untuk tubuhmu.

Salah satu jenis jus buah yang bisa kamu konsumsi yakni jus bit.

Jus bit sangat bagus untuk kesehatan. Secangkir jus bit biasanya memiliki sekitar 100 kalori dan 25 gram karbohidrat.

Bit adalah sumber folat, potasium, kalsium, serat, antioksidan, dan nitrat yang baik. Tidak hanya menghidrasi, tetapi juga menurunkan tekanan darah dan meningkatkan stamina pada tubuh karena membantu mengangkut oksigen dengan merangsang sirkulasi darah.

Kandungan nutrisi berupa vitamin dan mineral dalam bit yang dimasak dapat berkurang melalui pemanasan. Oleh karena itu, membuat jus bit dari bit mentah adalah pilihan untuk menjaga tubuh terhidrasi saat kamu puasa. (RM)

dehidrasi

serba serbi ramadan

terhidrasi


Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami