Jurnalistika

Cara Benar Mengolah Otak Sapi yang Aman untuk Kesehatan

  • Dena R

    04 Jan 2022, 15:52 WIB

    Bagikan:

image

Foto: Otak Sapi Mentah (utuh)

jurnalistika.id – Sebagian orang menganggap otak sapi sebagai bahan makanan yang ekstrim lantaran tampilan dan bentuknya yang ‘tak lazim’ dan berbau amis.

Namun, jika kamu tahu cara mengolahnya dengan benar, otak sapi atau dalam bahasa Inggris beef brain itu justru akan memberikan kamu manfaat protein dan lemak yang sehat, lho.

Menurut The Boston Cooking School Book, beef brain sudah menjadi konsumsi orang di Amerika Serikat setidaknya sejak awal tahun 1900-an.

Kendati demikian, bukan berarti kita boleh mengonsumsinya secara berlebihan, ya, karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang cukup serius.

Kandungan Gizi Pada Otak Sapi

  • Protein dan Lemak Baik

Menurut Iowa State University Extension, setiap porsi 4 ons otak sapi mengandung 12,3 gram protein, kira-kira seperlima dari asupan protein yang direkomendasikan untuk rata-rata orang dengan berat 150 pon. Protein ini berkhasiat dalam menjaga kesehatan otot, serta berperan dalam fungsi kekebalan tubuh.

Di samping itu, bahan makanan ini juga mengandung asam docosahexaenoic, atau DHA (sejenis asam lemak omega 3). Asam lemak omega 3 ini dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, dan juga meningkatkan fungsi otak. Setiap porsi 4 onsnya mengandung sekitat 1 gram DHA.

  • Kandungan Mineral

Selain protein dan lemak sehat, bahan panganan dalam kepala sapi ini juga kaya akan mineral. Mineral tersebut berfungsi sebagai sumber selenium dan tembaga yang sangat kaya.

Kita membutuhkan tembaga untuk membantu sel dalam menghasilkan energi, memperkuat jaringan ikat serta menjaga sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Resep dan Cara Membuat Japchae, Bihun Goreng ala Korea Selatan

Sebagai antioksidan, selenium membantu menjaga jaringan tubuh agar tetap sehat, karena selenium dapat mencegah kerusakan oleh radikal bebas yang beracun.

Di sisi lain, tembaga juga berkontribusi penting dalam kesehatan kita. Setiap porsi 4 ons otak sapi, memiliki kandungan tembaga sebesar 324 mikrogram, serta kandungan selenium sebesar 24 mikrogram. Ini memenuhi 44% asupan selenium harian yang direkomendasikan dan 36% asupan tembaga harian.

Risiko Masalah Kesehatan

Di samping memiliki segudang nutrisi, otak sapi ini juga dapat mengakibatkan beberapa risiko gangguan kesehatan yang serius.

Orang yang terinfeksi bovine spongiform encephalitis (sapi gila), dapat menyebabkan penyakit Creutzfeldt- Jakob, yakni gangguan neurodegenerative yang mematikan.

Kemudian, menurut Program Pendidikan Kolesterol Nasional, beef brain ini sarat akan kolesterol. Satu porsi beef brain mengandung 3.401 miligram kolesterol, atau lebih dari 10 kali lipat dari batas harian yang direkomendasikan.

Ini tentu berbahaya bagi Kamu yang memiliki riwayat kolesterol tinggi, karena jika mengonsumsinya dapat memperburuk kondisi kesehatan.

Cara Mengolah Otak Sapi

cara mengolah otak sapi
Gulai Otak Sapi (c) Saribundo

beef brain dinikmati di berbagai belahan dunia mulai dari Pakistan, Meksiko, El Slvador, Amerika Serikat, Portugal, Spanyol, Italia, Perancis dan tentu saja, Indonesia.

Berbeda negara, tentu berbeda pula cara pengolahannya. Di tanah air, kita dengan mudah menemukan olahan otak sapi di restoran khas masakan padang dengan bumbu gulai atau gulai banak.

Untuk memasak otak sapi agar tidak amis dan cepat hancur, berikut 3 cara mudahnya yang penting diperhatikan :

  • Cuci terlebih dulu hingga bersih,
  • Kemudian kukus/rebus di air mendidih
  • Lalu buang kulit arinya dan potong sesuai kebutuhan.

Untuk bumbu gulai, mirip dengan gulai minang pada umumnya yang berbahan dasar santan, cabai merah, kunyit serta rempah-rempah lain. Kombinasi ini menghasilkan kuah kental berwarna merah-oranye. Gulai Banak paling cocok kamu santap dengan sepiring nasi hangat.

Bagaimana, tertarik mencoba? Jika Anda adalah salah satu penggemar gulai otak sapi, awas hati-hati, ingat-ingat riwayat kesehatan, ya ! Sesekali menyantap tidaklah masalah, asal tak berlebihan.

food

Gulai Otak Sapi

mengolah otak sapi

otak sapi


Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami