Jurnalistika
Loading...

Isu PHK Massal Terjadi di Tokopedia Usai Diakuisisi TikTok

  • Jurnalistika

    27 Agt 2025 | 09:25 WIB

    Bagikan:

image

Kantor Tokopedia. (Dok. pointstar.co.id)

jurnalistika.id – Tokopedia diterpa isu pemutusan hubungan kerja (PHK) massal setelah resmi diakuisisi TikTok pada akhir 2023. Dalam dua bulan terakhir, sebanyak 420 karyawan disebut terdampak.

Sumber internal perusahaan menyebut pemangkasan dilakukan bertahap, yakni 180 orang pada Juli dan 240 orang pada Agustus. Divisi yang terdampak meliputi teknologi informasi (IT), customer care, hingga tim pemenuhan pesanan dan gudang.

“Kita tidak pernah dikabari secara resmi kalau ada PHK, semuanya selalu muncul H-1 melalui undangan town hall. Kita bahkan dapat kabar soal timeline PHK malah dari pihak luar yang suka spill,” ujar sumber, Senin (25/8/2025), dilansir dari detikFinance.

Menurut sumber, alasan PHK adalah jumlah karyawan yang dinilai terlalu besar setelah merger dengan TikTok Shop. Total pegawai gabungan disebut mencapai 2.500 orang.

Baca juga: Kumpulan Keyword Mencari Element Canva untuk Desain Lebih Kreatif

“Intinya dari TikTok bilang kalau karyawan Tokopedia tuh ‘gemuk’ banget. Jadi harus dipangkas jadi ratusan (karyawan) saja,” ungkapnya.

Selain PHK, kendali teknis Tokopedia dikabarkan dialihkan ke tim TikTok di China. Sejumlah pekerjaan kini langsung melapor ke pusat dan integrasi penuh ditargetkan rampung pada Desember 2025.

“Bahkan sekarang beberapa pekerjaan juga sudah report ke China. Jadi ya memang fully akan dihandle sama tim China pada akhirnya,” jelas sumber.

Tokopedia juga menutup layanan gudang pintar “Dilayani Tokopedia” sejak 15 Agustus 2025. Penutupan ini disertai pemberhentian pegawai yang sebelumnya terlibat di layanan tersebut.

“Sudah tutup gudang itu secara fully sama orang-orangnya, harusnya di September-Oktober ini beres,” kata sumber.

Saat ini, kepemilikan Tokopedia terbagi antara TikTok sebesar 75,01% dan GoTo 24,99% dengan nilai akuisisi mencapai US$ 840 juta. Hingga kini manajemen Tokopedia belum memberi tanggapan terkait isu PHK maupun pengalihan kendali ke China.

Ikuti dan baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini.

Sumber: DetikFinence

PHK

PHK massal

Tokopedia


Populer

Rangkuman Terkini Soal Banjir Besar di Sumut, Sumbar, dan Aceh
Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami