jurnalistika.id – Timnas Israel menghadapi ancaman sanksi dari UEFA setelah Qatar, salah satu sponsor terbesar badan sepak bola Eropa itu, mendesak pencoretan Israel dari seluruh kompetisi.
Media Israel, Hayom dan Channel 12, melaporkan Qatar menekan UEFA agar menggelar voting terkait posisi Israel. Dorongan itu bukan hanya dipicu serangan ke Gaza, tetapi juga serangan Israel ke Doha beberapa waktu lalu.
Menurut Daily Mail, Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) membantah kabar pemungutan suara akan segera digelar. UEFA sendiri baru akan mengadakan pertemuan pada 3 Desember. Namun, Qatar disebut menekan agar diadakan pertemuan darurat.
Baca juga: Intip Prediksi Skor Red Star vs Celtic di Liga Europa 24 September 2025
Jika voting dilakukan dan hasilnya mencoret Israel, maka skuad asuhan Alon Hazan itu dipastikan tak bisa tampil di Piala Dunia 2026.
Israel kini masih bersaing dengan Italia di Grup I Kualifikasi Zona Eropa untuk merebut tiket playoff.
Kekuatan politik Israel di UEFA juga dinilai lemah. Diperkirakan hanya Jerman dan Hungaria yang akan mendukung, sementara mayoritas negara lain berpihak pada pencoretan.
Hal tersebut diakui Kepala Komunikasi IFA, Shlomi Barzel.
“Kami tidak akan selamat (dalam voting itu),” ucap Barzel dikutip dari The Times of Israel.
Sejumlah negara Eropa bahkan secara terbuka menolak Israel tampil di ajang internasional. Spanyol menjadi yang terbaru dengan menegaskan Israel seharusnya dilarang dari semua ajang olahraga.
Ikuti dan baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini.

