Jurnalistika
Loading...

Saat Kiper Timnas Emil Tampil Apik, Sampe Bikin Pelatih Lawan Stres

  • Jurnalistika Sports

    16 Sep 2025 | 12:43 WIB

    Bagikan:

image

Emil Audero Mulyadi, kiper Timnas Indonesia yang membela klub Italia, Cremonese. (Dok. Cremonese Official)

jurnalistika.id – Kiper Timnas Indonesia yang membela Cremonese, Emil Audero Mulyadi, benar-benar bikin kepala pelatih Hellas Verona, Paolo Zanetti, panas dingin.

Bagaimana tidak, Emil tampil gemilang dengan sembilan penyelamatan krusial yang membuat Cremonese selamat dari kekalahan di Stadion Marcantonio Bentegodi, Senin (15/9) malam waktu setempat.

Verona sejatinya tampil menekan sejak awal. Serangan demi serangan dilancarkan, peluang emas tercipta, tapi semua berakhir di tangan Emil.

Dari sundulan jarak dekat hingga tembakan keras, kiper 28 tahun itu selalu punya cara menepis bola.

Zanetti pun mengaku frustrasi. Pasalnya, meski timnya tampil baik, tak satupun peluang terkonversi menjadi gol.

Baca juga: Preview hingga Prediksi Skor Tottenham vs Villarreal di Liga Champions 2025-2026

“Hari ini kami melihat banyak hal, di luar penampilan pemain. Hari ini kami melihat tim menampilkan pola permainan yang bagus, tim kami tidak pernah memberi bola ke lawan, bermain dengan cepat, umpan-umpan cepat dan menciptakan banyak peluang,” ujar Zanetti selepas laga.

Sayangnya, dominasi permainan tak berbuah kemenangan. Sang pelatih bahkan menilai kebuntuan Verona lahir dari performa luar biasa Emil di bawah mistar gawang.

“Sementara di sisi lain, ada tim yang bertahan dengan bagus. Untuk itu menurut saya, saya selalu berpikir mengenai konsep bermain,” lanjutnya.

Pelatih yang pernah menukangi Empoli itu mengaku sulit menerima hasil imbang di kandang sendiri.

“Saya selalu ingin menang, itu sejujurnya, saya ingin menang. Jadi saya akan pulang dengan rasa kesal dan itu hal yang normal. Saya bangga dengan tim saya, karena hal itu penting untuk dikatakan dan diketahui.”

Baca juga: Simak Prediksi Skor Benfica vs Qarabag di Liga Champions 2025-2026

“Tapi jika kami ingin berkembang, kami harus berpikir bahwa meraih poin adalah hal yang penting. Selain itu kami menghadapi kiper yang mampu menyelamatkan semua peluang,” kata Zanetti menambahkan.

Emil sendiri malam itu keluar sebagai pahlawan Cremonese. Dengan reflek kilat dan konsentrasi penuh, ia mampu menahan gempuran Verona.

Namun, yang menarik adalah tentang komentar pelatih Verona yang stres melihat peluang demi peluang kandas begitu saja.

Ikuti dan baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini.

Cremonese

Emil Audero Mulyadi

Hellas Verona

Liga italia

Timnas Indonesia


Populer

Rangkuman Terkini Soal Banjir Besar di Sumut, Sumbar, dan Aceh
Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami