Jurnalistika
Loading...

Kampanye Pemilu 2024 Diprediksi Marak Penyebaran Hoaks, Ini 5 Jenis yang Mungkin Ada

  • Arief Rahman

    21 Nov 2023 | 13:25 WIB

    Bagikan:

image

Waspada hoaks kampanye pemilu 2024. (Dok. NP)

jurnalistika.id – Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenkopolhukam, Heri Wiranto mengingatkan masyarakat terkait potensi penyebaran hoaks selama masa kampanye Pemilu 2024 yang akan segera berlangsung. Belajar dari pengalaman, dia mengatakan kebanyakan berita bohong yang disebarkan merujuk pada tindakan provokasi.

Hal itu disampaikan Heru saat rapat koordinasi bertema “Menjaga Stabilitas Politik, Hukum, dan Keamanan pada Tahapan Pemilu 2024” yang berlangsung di Jakarta Pusat, Selasa (21/11/2023). Menurutnya, konten hoaks pada Pemilu 2019 sebanyak 45 persen provokasi, 40 persen propaganda, dan sisanya berupa kritik.

Pihak Kemenkopolhukam memprediksi pada masa kampanye sampai Pemilu 2024 berlangsung, tindakan penyebaran hoaks akan meningkat. Sehingga bisa menimbulkan kebingungan di tengah-tengah masyarakat.

“Dan dapat mempengaruhi jalannya pemilu serta pemilihan yang demokratis. Karena bisa berpotensi memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Heri Wiranto.

Baca juga: Bertukar Kado di HUT Ke-13 Mata Najwa, Prabowo Kasih Ini ke Ganjar dan Anies

Selain itu, Heru juga menilai penyebaran hoaks di masyarakat bisa berpotensi melahirkan polarisasi jika tidak diantisipasi. Terlebih ketika disebarkan lewat media sosial, menurutnya akan mempengaruhi persepsi pemilih muda selaku kalangan yang memegang peranan penting dalam Pemilu 2024.

“Generasi milenial generasi Z, mendominasi pemilik suara Pemilu 2024. Yakni kalau ditotal sekitar 56,45 persen dari total keseluruhan pemilih. Sehingga, partisipasi pemilihan dari kalangan anak muda sangat mempengaruhi keberlangsungan demokrasi Indonesia,” ujarnya.

Dengan kuantitas sebesar itu, Kemenkopolhukam mendorong agar masyarakat bijak bermedia sosial. Menyebarkan informasi positif, dan tidak berlebihan dalam mendukung pasangan calon.

Jenis-jenis Hoaks yang Mungkin Ada di Pemilu 2024

Meski pihak Kemenkopolhukam tidak menjelaskan secara detail jenis-jenis hoaks yang mungkin ada di Pemilu 2024. Namun, berikut telah dirangkum dari berbagai sumber beberapa di antaranya.

1. Hoaks terkait Kesehatan Calon Presiden dan Wakil Presiden

Desas-desus palsu mengenai masalah kesehatan calon presiden atau wakil presiden bisa saja dibangun oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Dengan tujuan merusak citra dan kredibilitas mereka.

2. Berita Bohong Terkait Identitas dan Agama

Upaya untuk menyebarkan informasi palsu tentang identitas atau keyakinan agama calon presiden bisa saja dilakukan. Tujuannya tidak lain untuk memicu perpecahan di kalangan pemilih.

3. Terkait Isu Sensitif Sosial dan Budaya

Penyebaran informasi palsu atau distorsi fakta tentang isu-isu sosial dan budaya yang sensitif. Dengan maksud menciptakan ketegangan di tengah-tengah masyarakat.

4. Manipulasi Foto dan Video Pasangan Calon

Perkembangan teknologi seperti sekarang sangat memungkinkan untuk memanipulasi foto dan video pasangan calon untuk menyesatkan orang. Sehingga dapat mengubah persepsi orang secara mendasar.

5. Pemalsuan Terkait Hubungan Internasional

Terakhir, citra palsu terkait hubungan calon presiden dengan negara-negara asing bisa saja dibentuk. Tujuannya merusak citra mereka di mata para pemilih.

Supaya tidak terjebak dalam berita palsu terkait kampanye Pemilu 2024, penting untuk selalu memeriksa sumber informasi sebelum mempercayainya. Peran diri sendiri untuk mengedukasi publik juga sangat dibutuhkan.

Baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini.

Hoaks

Kampanye Pemilu 2024

Pemilu 2024

Pilpres 2024


Populer

Tolak Tapera, Ribuan Buruh Akan Gelar Demo di Depan Istana
Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami