Jurnalistika
Loading...

Negara Tetangga Ini Bagi 200 Ribu Tiket Pesawat Gratis, Mau?

  • Jurnalistika

    21 Agt 2025 | 09:23 WIB

    Bagikan:

image

Ilustrasi penerbangan pesawat. (Pixabay)

jurnalistika.id – Thailand tengah menyiapkan program promosi pariwisata dengan membagikan 200.000 tiket penerbangan domestik gratis bagi wisatawan mancanegara. Kebijakan ini diumumkan Kementerian Pariwisata dan Olahraga, Rabu (20/8/2025).

Menteri Pariwisata dan Olahraga Sorawong Thienthong menjelaskan, program bertajuk “Beli Tiket Penerbangan Domestik Internasional, Gratis Thailand” ini ditujukan untuk mendorong turis asing berkunjung ke destinasi sekunder.

Ia menyebut, setiap wisatawan asing yang sudah memiliki tiket penerbangan internasional bisa mengklaim satu tiket domestik pulang-pergi gratis dengan bagasi 20 kilogram di enam maskapai.

Adapun keenam maskapai tersebut adalah Thai Airways, Thai AirAsia, Bangkok Airways, Nok Air, Thai Lion Air, dan Thai Vietjet. Tiket diberikan saat memesan penerbangan internasional langsung melalui maskapai maupun agen perjalanan daring.

“Ini adalah kampanye eksklusif untuk wisatawan mancanegara yang belum memesan tiket,” ujar Sorawong.

Baca juga: Naiknya Gaji DPR Bisa Bikin Kantong Negara Makin Kering

Ia menambahkan, skema tersebut akan diajukan ke kabinet pekan depan dengan permintaan anggaran 700 juta baht atau setara Rp350 miliar.

Program berlangsung September hingga November 2025, dengan subsidi pemerintah sebesar 1.750 baht (Rp875 ribu) per tiket sekali jalan atau 3.500 baht (Rp1,75 juta) untuk tiket pulang-pergi.

Dampak bagi Pariwisata

Wakil Presiden Kamar Dagang Chiang Mai, Punlop Saejew, menilai langkah ini bisa mendongkrak sektor wisata meskipun saat ini jumlah kedatangan turis sudah tinggi di musim ramai.

“Saya menyarankan agar pemerintah mengalokasikan dana untuk membantu tiket pesawat domestik, yang masih menjadi kendala bagi wisatawan karena tingginya biaya,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Asosiasi Hotel Thailand cabang timur laut, Rungroj Santadvanit, mengatakan provinsi-provinsi di timur laut mungkin tidak banyak merasakan manfaat karena bukan tujuan utama wisatawan.

Meski begitu, ia menilai peluang promosi masih terbuka, misalnya Buri Ram dengan wisata olahraga dan maraton, serta Ubon Ratchathani dengan potensi wisata di sepanjang Sungai Mekong.

“Provinsi-provinsi di utara harus menarik lebih banyak pecinta alam dari Australia dan Selandia Baru, dan provinsi-provinsi di selatan harus menarik wisatawan pecinta pantai dari Skandinavia,” kata Rungroj.

Ia menekankan pemerintah juga harus memperhatikan keamanan wisata di tengah ketegangan perbatasan Thailand-Kamboja.

Hingga 17 Agustus 2025, Thailand mencatat 20,8 juta kunjungan wisatawan asing, turun 7% dibanding periode sama tahun lalu. China masih menjadi pasar terbesar dengan 2,9 juta kedatangan.

Ikuti dan baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini.

pesawat terbang

Thailand

tiket gratis

tiket pesawat gratis


Populer

Rangkuman Terkini Soal Banjir Besar di Sumut, Sumbar, dan Aceh
Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami