Jurnalistika
Loading...

Menikmati Senja di Situ Gintung Tangsel

  • Jurnalistika

    13 Sep 2025 | 15:55 WIB

    Bagikan:

image

Pemandangan langit menjelang adzan Magrib di Situ Gintung, Tangerang Selatan. (Dok. Jurnalistika)

jurnalistika.id – Langit mulai beralih warna, dari biru yang kian memudar menjadi semburat jingga keemasan. Awan tipis menari pelan, seolah menyulam kanvas raksasa di atas kepala.

Pantulan cahaya senja membias di permukaan air, menghadirkan ilusi tenang yang membuat siapa pun ingin berlama-lama. Itulah suasana yang kerap menyapa setiap pengunjung di Situ Gintung, sebuah danau buatan yang berada di Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Baca juga: 5 Spot Kuliner Malam di Tangerang Paling Ramai, Wajib Dicoba!

Melihat Situ Gintung tak bisa hanya dianggap sebatas danau. Penampungan air ini adalah saksi perjalanan waktu, tempat di mana warga sekitar maupun pelancong singgah untuk mencari ketenangan, olahraga, atau sekadar melepas penat.

Sejak awal keberadaannya, bendungan ini dibangun dengan fungsi vital sebagai penampung air, namun seiring berjalannya waktu, kawasan ini berkembang menjadi ruang publik yang penuh cerita.

Menikmati Senja

Kenangan lama masih melekat bagi mereka yang pernah menikmati senja di tepi bendungan sebelum kawasan itu dipagar rapi. Saat itu, hamparan danau terasa begitu luas tanpa sekat, memberi keleluasaan untuk duduk santai sambil menatap matahari perlahan tenggelam.

Angin sore berhembus lembut, membawa aroma khas air dan vegetasi yang tumbuh di sekitarnya. Sunset di Situ Gintung kala itu adalah pengalaman intim, sederhana, namun tak ternilai.

Baca juga: 4 Spot Nongkrong Seru Mahasiswa di Dekat Universitas Pakuan Bogor

Kini, meski akses langsung ke area bendungan dibatasi, pesona senja Situ Gintung sama sekali tidak pudar. Justru, jalur jogging yang tersedia menjadi ruang baru untuk menikmati panorama sore.

Dari jalur ini, pengunjung dapat berjalan kaki atau berlari sambil ditemani pemandangan air yang memantulkan warna langit senja.

Kilauan oranye dan merah muda yang berpadu di cakrawala tampak semakin indah saat dipandang dari sela pepohonan rindang yang tumbuh di sekeliling danau.

Menjelang malam, suasana berubah menjadi lebih syahdu. Lampu-lampu kecil dari pemukiman sekitar mulai menyala, menambah kontras dengan sisa cahaya senja yang perlahan meredup.

Suara riak air berpadu dengan kicau burung yang bersiap kembali ke sarang, menciptakan harmoni alami yang sukar ditemui di tengah hiruk-pikuk kota besar.

Situ Gintung bukan hanya destinasi wisata sore, melainkan juga ruang refleksi. Banyak pengunjung yang datang bukan semata-mata untuk berfoto, melainkan untuk menenangkan pikiran.

Senja di sini mengajarkan arti keheningan, momen ketika manusia dapat beristirahat sejenak dari kesibukan, sembari menyadari betapa luasnya dunia yang ada di luar rutinitas harian.

Jika kamu berada di Tangerang Selatan, sempatkanlah singgah ke Situ Gintung menjelang matahari terbenam. Nikmati perubahan langit yang perlahan memudar, rasakan kesejukan udara yang menyapa, dan biarkan diri larut dalam keindahan senja yang tercermin di permukaan danau.

Tempat ini tidak hanya menawarkan panorama, melainkan juga pengalaman batin yang membekas lama setelah matahari benar-benar tenggelam.

Ikuti dan baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini.

Situ Gintung

Tangerang Raya

Tangerang Selatan

Tangsel


Populer

Rangkuman Terkini Soal Banjir Besar di Sumut, Sumbar, dan Aceh
Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami