Jurnalistika
Loading...

4 Tempat Bersejarah di Tangsel, Nomor 3 Sudah Berusia 300 Tahun

  • Jurnalistika

    21 Jul 2023 | 15:55 WIB

    Bagikan:

image

Salah satu tempat bersejarah di Tangsel, Rumah Lengkong. (Dok. kebudayaan.kemdikbud.go.id)

jurnalistika.id – Walau Tangerang Selatan (Tangsel) dikenal sebagai daerah metropolitan yang memiliki perkembangan pesat, kota ini juga menyimpan jejak-jejak tempat bersejarah yang tak boleh terlupakan. Mari mengintip kejayaan masa lalu dengan wisata edukatif ke situs yang punya rekam jejak menarik di Tangsel.

Wisata edukatif merupakan perjalanan wisata dengan tujuan untuk memberikan pengalaman belajar dan pengetahuan. Target utamanya adalah memberikan wawasan baru, meningkatkan pemahaman, dan memperkaya pengetahuan tentang topik tertentu.

Jadi bagi pecinta wisata edukatif, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi sejumlah tempat bersejarah di Tangsel. Agar mengetahui daerah yang berada di Provinsi Banten ini juga punya hal menakjubkan di balik pesona modernnya.

4 Tempat Bersejarah di Tangsel

Berikut empat tempat bersejarah di Tangsel yang cocok dikunjungi bagi para wisatawan edukatif maupun para pecinta sejarah.

1. Tugu Perjuangan Rakyat Serpong

Tugu Perjuangan Rakyat Serpong merupakan tanda kalau dulunya di daerah Tangsel ada bentuk perlawanan masyarakat kepada Belanda. Perlawanan itu terjadi ketika bangsa Kincir Angin masih mendiami kawasan serpong usai kemerdekaan Indonesia diproklamirkan.

Dikutip dari laman Budaya Indonesia, akibat perlawanan tersebut terdapat kurang lebih 1000 orang pejuang gugur. Seluruh korban tewas dimakamkan persis di lokasi pertempuran lalu kemudian dipindahkan oleh pemerintah guna pembangunan jalan raya.

Baca juga: 6 Bangunan Bersejarah di Tangerang, Sudah Pernah Berkunjung?

Sebagai bentuk menghormati dan mengenang kejadian itu, maka rakyat serpong membangun tugu peringatan. Kemudian tertulis “Tugu Peringatan Proklamasi 17 Agustus 1945. Didirikan: Pada Hari Selasa Djam 6 Petang Tanggal 27 Desember 1949 (5 Maulud 1936). Rakjat Serpong”.

2. Taman Makam Pahlawan Seribu

Situs Makam Pahlawan Seribu merupakan tempat bersejarah yang erat dengan perjuangan bangsa Indonesia. Karena, meski secara garis besar Bumi Pertiwi sudah merdeka pada tahun 1945, tetapi di daerah Serpong masih diduduki tentara NICA (Nederlands Indies Civil Administration).

Sekarang cagar budaya yang terletak di Kademangan, Setu, Tangsel ini lebih dikenal sebagai Seribu Serpong. Meskipun disematkan kata seribu, bukan berarti di terdapat seribu makam pahlawan. Karena hanya ada 238 makam pahlawan ditambah dua makam hingga secara total ada 240 makam.

3. Vihara Boen Hay Bio

Selanjutnya, kelenteng berusia sekitar 300 tahun bernama Vihara Boen Hay Bio yang merupakan salah satu wihara tertua di Kota Tangerang Selatan. Datang ke tempat ini, pengunjung akan melihat bagaimana bangunan yang sudah ada tiga abad masih berdiri dan menawarkan nilai sejarah yang menakjubkan.

Vihara Boen Hay Bio berlokasi di Jalan M Arhomin No.45 Kelurahan Cilenggah, Serpong, Tangerang Selatan. Tidak jauh dari Sekolah BIna Harum Bangsa yang sekarang berdiri di dekatnya.

4. Rumah Lengkong

Tempat bersejarah terakhir adalah Rumah Lengkong yang berlokasi di Jalan Bukit Golf Utara, Lengkong Wetan, Serpong, Tangsel. Situs ini erat dengan sejarah karena memiliki kisah heroik para pejuang kemerdekaan Indonesia.

Bangunan Rumah Lengkong berdekatan dengan Monumen Palagan Serpong. Rumah ini dulunya merupakan markas besar dan persenjataan pasukan Jepang di bawah pimpinan Kapten Abe. 

Sementara Mayor Daan Mogot dan pasukannya waktu itu ingin meminta pasukan Kapten Abe menyerahkan senjatanya dengan cara diplomasi. Akan tetapi, pertemuan tersebut berujung pertempuran kedua belah pihak. Hingga Monumen Palagan Serpong pun dibangun dan Rumah Lengkong tetap ada.

Baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di Sini.

Tangerang Selatan

Tangsel

tempat bersejarah

wisata edukatif


Populer

Tangsel Trending di X, Netizen Ramai Bahas Marshel Usai Diusung Gerindra Maju Pilkada
Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami