Kamis, 30 Juni 2022

Tentang KamiRedaksiKontak Kami
Jurnalistika

Perbedaan Ibadah Haji dan Umrah dari Hukum, hingga Rukun dan Pelaksanaannya

  • Firmansyah

    20 Jun 2022, 23:02 WIB

    Bagikan:

image

perbedaan haji dan umrah. (sumber: unsplash.com)

jurnalistika.id – Mengetahui bahwa ibadah haji sebagai salah satu rukun islam merupakan hal wajib bagi seorang muslim, setelah syahadat, salat, puasa, dan zakat. Namun tidak semua muslim mengetahui perbedaan antara ibadah haji dan umrah.

Bagi Anda yang berencana menunaikan ibadah haji atau umrah, tentunya penting mengetahui berbagai perbedaan dari dua ibadah tersebut.

Meski terdapat sejumlah perbedaan, umat muslim menunaikan kedua ibadah tersebut di Tanah Suci dan mendatangi kabah.

Nah, bagi Anda yang belum mengetahui apa saja perbedaan dua ibadah yang sama-sama dilaksanakan di Mekkah, Arab Saudi itu, berikut penjelasannya.

5 Perbedaan ibadah haji dan umrah

Mengutip Kumparan dari buku Tuntunan Praktis Manasik Haji dan Umrah karya Rochmat Annasih dan Siti Roichana (2020:23). Berikut ini adalah 5 perbedaannya:

1. Hukum

Haji adalah rukun Islam yang kelima sehingga hukumnya wajib bagi yang mampu. Hal ini selaras dengan firman Allah SWT dalam Surat Ali Imran ayat 97 yang artinya:

“Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.”

Sedangkan hukum ibadah umrah adalah wajib menurut sebagian ulama dan sunnah menurut sebagian lainnya.

2. Rukun

Terdapat serangkaian amalan yang perlu umat muslim tunaikan saat haji, antara lain ihram, wujuf, tawaf ifadah, sai, tahallul, dan tertib.

Adapun ketika umrah, hanya terdiri dari ihram, tawaf, sai, dan tahallul.

3. Waktu

Umat muslim hanya melaksanakan ibadah Haji di bulan Syawal hingga hari raya Idul Adha di bulan Dzulhijjah.

Sedangkan ibadah umrah bisa umat islam lakukan di waktu kapan saja sepanjang tahun.

4. Tempat

Tempat pelaksanaan haji dan umrah adalah setelah miqat. Miqat adalah batas antara boleh tidaknya atau perintah mulai atau berhenti melafadzkan niat.

Mengutip dari buku Ensiklopedia Fikih Indonesia oleh Ahmad Sarwat, ibadah haji mulai dari miqat – Mekkah (Masjidilharam) – Arafah – Muzdalifah – Mina.

Sedangkan umrah meliputi miqat – Mekkah (Masjidilharam). Tawaf dan sai untuk umrah di Madjidilharam.

5. Kekuatan Fisik

Perbedaan terakhir dari haji dan umrah adalah kesiapan fisik para jamaahnya. Sebab, ibadah haji dilaksanakan lebih lama daripada ibadah umrah.

Baca berita jurnalistika.id lainnya di Google News

(fsy)

Haji dan Umrah

ibadah haji

Jamaah Haji

Rukun Haji

Rukun Islam

Umrah