logo jurnalistika

Optimisme Riset dan Inovasi Indonesia: PRN hingga Vaksin Merah-Putih

Oleh

Malik Abdul Aziz

pada

27 Jan 2021, 18:54 WIB

Optimisme Riset dan Inovasi Indonesia: PRN hingga Vaksin Merah-Putih

Jurnalistika.id – Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Riset dan Inovasi Nasional Tahun 2021 di Kawasan Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek), Serpong, Tangerang Selatan, Berlangsung selama tiga hari sejak Rabu (27/01/2021) hingga Jumat (29/01/2021).

Dalam acara tahunan tersebut, Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro memaparkan, review kinerja Kemenristek/BRIN pada tahun 2020 dan outlook program riset dan inovasi pada tahun 2021.

Dirinya menjelaskan, selama tahun 2020, melalui Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 yang merupakan perwujudan triple helix antara Pemerintah, Peneliti dan Industri; Kemenristek/BRIN telah menghasilkan lebih dari 61 produk inovasi sebagai upaya untuk menjawab kebutuhan masyarakat dan mempercepat penanggulangan pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia melalui 4T (Testing, Tracing, Tracking dan Treatment) baik dalam bidang pencegahan, skrining dan diagnosis, obat dan terapi, maupun alat kesehatan dan pendukung.

Baca juga: Patroli Prokes Pasar Kita Pamulang, UPTD Pasar: Semua Tertib

“Untuk meningkatkan pemanfaatan dan daya guna produk Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 serta untuk mengetahui respon pengguna terhadap kinerja produk, Kemenristek/BRIN juga telah melakukan Bakti Inovasi ke kurang lebih 15 kota/kabupaten di Indonesia.” ujar Bambang dalam sambutannya.

Lanjut, dirinya mengungkapkan, selain inovasi penanganan Covid-19, berbagai pengembangan riset dan inovasi lainnya yang telah dikembangkan adalah pesawat N219 hasil pengembangan LIPI dan PTDI yang telah mendapatkan sertifikat tipe CASR 23 oleh Kementerian Perhubungan, Sistem INATEWS (Indonesia Tsunami Early Warning System) yang dikembangkan oleh BPPT untuk mitigasi dini Tsunami, Roket RX-450, dan lain sebagainya.

“Pada Maret ini, semoga bibit vaksin dapat diserahkan ke Bio Farma untuk kemudian dapat diproses selanjutnya hingga uji klinis. Harapan kita semua agar Vaksin Merah-Putih dapat digunakan dalam vaksinasi pada tahun 2022.” kata Bambang.

Baca juga: Rupiah Melemah, Investor Optimis Pemulihan Ekonomi AS

Di tahun 2021 ini, beberapa program Prioritas Riset Nasional di bawah koordinasi Kemenristek/BRIN sudah ditempatkan dalam Proyek Strategis Nasional sektor teknologi oleh Presiden Joko Widodo, seperti PUNA MALE, Bahan Bakar Nabati (BBN) dengan Katalis Merah-Putih, dan Garam Industri.

Berita Terkait

Gangguan Jaringan Internet Telkomsel dan Indihome, Ini Penyebabnya

News

sehari yang lalu

Gangguan Jaringan Internet Telkomsel dan Indihome, Ini Penyebabnya

Ga Izin, Indro Kritik 3 Orang Peniru Warkop

Entertainment

18 September 2021

Ga Izin, Indro Kritik 3 Orang Peniru Warkop