jurnalistika.id – Setiap hari, linimasa media sosial kerap dibanjiri berbagai topik hangat. Ada yang benar-benar tumbuh dari keresahan warganet, tapi ada juga yang tercium “dipoles” oleh buzzer.
Bedanya kadang tipis, tapi kalau jeli, pengguna media sosial bisa mengenali tanda-tandanya. Hal ini penting supaya tidak terkontaminasi hoaks maupun informasi yang tidak selayaknya diterima.
Nah, biar nggak gampang terkecoh, berikut telah dirangkum tujuh ciri yang biasanya muncul saat sebuah topik trending ternyata hasil dorongan buzzer.
1. Pola Posting Seragam
Kalau memperhatikan baik-baik, postingan yang dibawa buzzer sering terlihat mirip. Mulai dari kalimat pembuka, tagar, sampai susunan kata.
Baca juga: 4 Rekomendasi Keyboard Mekanikal, ASMR Buat Pekerja Kantoran
Seolah ada naskah yang dibagikan ke banyak akun. Semakin banyak kemiripan, semakin besar kemungkinan topik itu bukan tumbuh alami dari warganet.
2. Akun Baru atau Anonim Mendominasi
Topik trending organik biasanya lahir dari akun-akun lama dengan identitas jelas. Sebaliknya, kalau sebuah tagar tiba-tiba ramai tapi didominasi akun baru, anonim, atau akun tanpa foto profil yang meyakinkan, patut curiga ada orkestrasi.
3. Ledakan Tagar yang Tidak Wajar
Sebuah topik bisa saja naik karena peristiwa penting. Tapi kalau tagar tertentu meledak mendadak dalam waktu singkat, apalagi tengah malam atau jam-jam sepi, itu tanda ada tim yang sengaja menggerakkan.
Mesin buzzer bekerja dengan timing, bukan spontanitas. Para buzzer ini juga umumnya memiliki grup untuk menyampaikan instruksi sesuai dengan topik dan waktu yang sudah ditentukan.
4. Komentar Seragam dan Berulang
Selain bikin postingan, buzzer juga sering masuk ke kolom komentar. Isinya biasanya kalimat sama atau sekadar copy-paste dari akun lain.
Polanya kaku, berbeda dengan komentar organik yang biasanya variatif, kadang bercanda, kadang emosional.
5. Minim Diskusi, Banyak Spam
Kalau sebuah topik trending memang organik, biasanya akan ada diskusi hangat. Orang berbeda pendapat, saling menanggapi, bahkan berdebat.
Namun, kalau yang muncul hanya banjir postingan satu arah tanpa ruang dialog, besar kemungkinan itu digerakkan mesin buzzer.
6. Menggiring Opini ke Arah Tertentu
Buzzer bekerja untuk tujuan tertentu. Maka, topik yang mereka dorong sering terasa berat sebelah. Pesannya diarahkan ke satu narasi saja, tanpa ruang pertimbangan lain.
Misalnya, semua postingan hanya menyanjung atau hanya menyerang, tanpa variasi nuansa.
7. Aktivitas Akun Tidak Natural
Kalau dicek lebih jauh, akun buzzer biasanya punya pola aneh. Postingnya bisa puluhan kali sehari, isinya seputar isu yang sama, atau aktif 24 jam nonstop.
Bandingkan dengan akun biasa yang cenderung lebih acak, ada jeda, dan punya variasi konten.
Topik trending memang seru diikuti, tapi perlu juga kritis. Jangan sampai linimasa dipenuhi isu yang sebenarnya bukan suara asli publik, melainkan hasil penggerakan buzzer.
Oleh sebab itu, mengenali beberapa ciri trending topik dorongan buzzer akan membuat bermedia sosial menjadi lebih bijak.
Ikuti dan baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini.

