jurnalistika.id – Kepindahan Calvin Verdonk ke Lille akhirnya resmi diumumkan pada Senin (1/9) malam waktu setempat. Bek kiri andalan Timnas Indonesia itu menandatangani kontrak berdurasi empat tahun, yang akan mengikatnya hingga 2028.
Transfer ini menjadi sorotan lantaran Verdonk kini menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di kasta tertinggi Liga Prancis. Namun, ketertarikan Lille bukan cuma karena asal negaranya.
Presiden Lille, Olivier Letang, membeberkan alasan di balik keputusan klub. Menurutnya, Calvin Verdonk memiliki kemampuan serta pengalaman yang dibutuhkan klub.
“Calvin adalah pemain dengan pengalaman yang solid, mampu menghadirkan ketangguhan bertahan sekaligus kualitas menyerang di sisi kiri. Dengan sikap positif dan kualitas kemanusiaannya, kami yakin ia akan cepat beradaptasi dengan tim maupun Ligue 1,” kata Letang dalam pernyataan resmi klub.
Letang menambahkan, profil Verdonk memberikan fleksibilitas yang dibutuhkan pelatih Bruno Génésio untuk menghadapi jadwal padat di kompetisi domestik dan Eropa musim ini.
Baca juga: Akhirnya Alexander Isak Gabung Liverpool
“Profilnya memberikan opsi tambahan bagi Bruno dan staf olahraga. Kami sangat senang menyambut Calvin dan mengucapkan selamat datang yang hangat untuknya di Dogues,” imbuhnya.
Verdonk sendiri tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. Dalam wawancaranya usai resmi diperkenalkan, pemain berusia 27 tahun itu mengaku bahwa bergabung dengan Lille adalah pencapaian besar dalam kariernya.
“Saya sangat bangga bergabung dengan LOSC. Saya jelas sudah mengenal klub ini sebelum bergabung. LOSC adalah klub Prancis yang hebat, yang memenangkan liga dan Trofi Champions pada tahun 2021, di liga yang tangguh dan fisik, dengan pemain-pemain yang sangat bagus,” ujar Verdonk.
Tak hanya ingin sekadar menjadi bagian dari skuat, Verdonk juga menargetkan perkembangan pesat di bawah arahan tim pelatih Lille.
“Target saya di sini? Untuk berkembang sebagai pemain, juga sebagai pribadi, dan mengapa tidak memenangkan trofi,” sambungnya.
Menurut laporan media Prancis, Lille mengeluarkan dana sekitar 3 juta euro atau setara Rp57,9 miliar untuk mendatangkan Verdonk. Nilai tersebut dinilai sepadan dengan kualitas dan potensi yang dimiliki bek kiri serbabisa ini.
Kepindahan ini pun menorehkan sejarah baru bagi sepak bola Indonesia. Untuk pertama kalinya, bendera Merah Putih akan berkibar di Ligue 1, membuka jalan bagi talenta lain untuk menembus persaingan ketat di Eropa.
Ikuti dan baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini.

