jurnalistika.id – Mohamed Salah angkat suara soal perbandingan yang dibuat sejumlah penggemar Liverpool terhadap lini depan baru The Reds musim ini.
Pemain asal Mesir itu meminta agar nama Darwin Nunez dan Luis Diaz tetap dihargai, alih-alih dibandingkan dengan rekrutan anyar seperti Florian Wirtz dan Alexander Isak.
Salah merespons sebuah unggahan di media sosial dari akun basis pendukung Liverpool yang menyebut bahwa perekrutan Wirtz, Isak, serta Hugo Ekitike menjadi “perubahan terbesar dalam sejarah sepak bola”.
Baca juga: Timnas Indonesia U-23 Imbang Lawan Laos, Vanenburg Buka-bukaan Alasannya
Dalam unggahan itu, Nunez dan Diaz ditampilkan seolah menjadi bagian dari masa lalu yang tak lagi relevan.
“Bagaimana kalau kita merayakan perekrutan-perekrutan besar ini tanpa merendahkan para juara PL (Premier League)?” tulis Salah, mengutip unggahan tersebut.
Kontribusi Nunez dan Diaz
Komentar itu jelas merujuk pada kontribusi besar Nunez dan Diaz selama mengenakan seragam merah.
Keduanya tak dapat dianggap hanya semata singgah di Anfield, melainkan pilar penting dalam keberhasilan Liverpool memenangi Premier League 2024/2025 dan Piala Liga Inggris 2023/2024.
Luis Diaz, yang bergabung lebih dulu pada 2021/2022, bahkan ikut mengantar The Reds merebut Piala FA dan Piala Liga di musim perdananya. Sedangkan Nunez, yang datang setahun kemudian, melengkapi lini depan dengan agresivitasnya di kotak penalti.
Namun, keduanya kini sudah resmi meninggalkan Anfield. Diaz hengkang ke Bayern Munich dengan mahar 75 juta euro. Sementara Nunez menerima pinangan Al Hilal usai ditebus sekitar 53 juta euro.
Dengan masuknya Wirtz dan Isak, Liverpool tengah memasuki era baru di lini depan. Namun, pernyataan Salah sekaligus ingin memperingatkan fans Liverpool untuk tidak merendahkan jasa para pendahulu.
Respek, menurutnya, adalah cara terbaik menjaga warisan juara yang pernah mereka berikan untuk Anfield.
Ikuti dan baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini.

