jurnalistika.id – Olympique Marseille diguncang skandal internal usai perkelahian brutal antara Adrien Rabiot dan Jonathan Rowe di ruang ganti.
Presiden klub Pablo Longoria menyebut insiden tersebut sebagai yang paling brutal sepanjang kariernya di dunia sepak bola profesional.
Komentar keras itu muncul setelah manajemen Marseille mencoret kedua pemain dari skuad utama dan memasukkan mereka ke daftar jual.
“Apa yang terjadi sangat serius dan sangat keras, sesuatu yang belum pernah saya temui sebelumnya,” kata Longoria dikutip dari ESPN.
Baca juga: Liverpool Kuasai PFA Team of the Year 2024/2025
“Kami harus mengambil keputusan karena kejadian ini jauh melebihi batas yang dapat diterima, baik di sebuah klub sepak bola maupun dalam organisasi profesional,” tambahnya.
Longoria mengungkapkan bahwa dirinya tidak berada di ruang ganti saat insiden pecah. Namun laporan staf pelatih cukup untuk menggambarkan skala kekerasan yang terjadi.
“Staf kami yang berada di ruang ganti menggambarkannya sebagai sesuatu yang luar biasa, keras, agresif, dan benar-benar di luar batas,” ujarnya.
Rabiot dan Rowe Dicoret
Pernyataan resmi klub yang dirilis pada Selasa menyebut Rabiot dan Rowe dipindahkan ke daftar jual karena “perilaku yang tidak dapat diterima di ruang ganti setelah pertandingan melawan Stade Rennais FC”. Keputusan itu diambil bersama staf teknis dan merujuk pada kode etik internal klub.
Longoria menegaskan bahwa sekalipun konflik panas kerap terjadi di sepak bola, insiden kali ini berada di level yang berbeda.
“Saya pikir kita semua cukup berpengalaman untuk menyadari bahwa kita belum pernah melihat hal seperti ini di ruang ganti. Bahkan dalam perkelahian terburuk pun ada aturannya. Tidak dalam kasus ini,” ujarnya.
Awal Mula Keributan
Menurut laporan ESPN, keributan berawal dari kekalahan Marseille atas Rennes, meski unggul jumlah pemain selama satu jam.
Rabiot disebut mempertanyakan komitmen Rowe, yang memicu adu argumen hingga berujung kontak fisik di depan rekan setim.
Pelatih Marseille Roberto De Zerbi langsung mengambil langkah tegas sehari setelah insiden dengan mengeluarkan keduanya dari skuad utama.
Adrien Rabiot, gelandang yang pernah memperkuat Juventus dan PSG, kini dilirik klub Serie A seperti Juventus dan Inter Milan.
Sementara Jonathan Rowe, winger muda asal Inggris yang direkrut dari Norwich musim lalu, dikabarkan menjadi target Sunderland dan Leeds United.
Kasus ini menjadi sorotan publik sepak bola Eropa, menandai salah satu insiden disipliner paling serius dalam sejarah klub Ligue 1 tersebut.
Ikuti dan baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini.

