jurnalistika.id – Manchester United tersingkir dari Carabao Cup 2025 setelah dipermalukan tim divisi empat, Grimsby Town, di Blundell Park, Kamis (28/8) dini hari WIB. Setan Merah kalah 11-12 lewat adu penalti setelah sebelumnya imbang 2-2 di waktu normal.
Dalam laga itu, Andre Onana kembali menjadi sorotan. Kiper asal Kamerun tersebut melakukan blunder pada gol kedua Grimsby.
Ia gagal mengantisipasi bola silang di kotak penalti sehingga Tyrell Warren dengan mudah menyambar bola liar ke gawang kosong.
Meski begitu, manajer MU Ruben Amorim menolak menjadikan Onana sebagai kambing hitam. Ia menilai kegagalan timnya jauh lebih besar dari sekadar kesalahan individu.
“Dengan segala hormat, ketika Anda kalah dari tim divisi empat, masalahnya bukan pada kipernya,” kata Amorim kepada Sky Sports.
Baca juga: MU Nasibmu Malang, Bapuk di Awal Musim, Dipermalukan Tim Kasta Keempat
Menurut Amorim, kekalahan memalukan itu terjadi karena banyak aspek.
“Salah segalanya. Salah pada situasinya, cara kami menghadapi kompetisi. Kami tahu bahwa kami berada di momen ini, semua orang akan memperhatikan segalanya. Setiap detailnya akan sangat penting. Kami menunjukkan penampilannya hari ini, jadi para pemain saya sudah berbicara, bagi saya, dengan sangat lantang,” ucapnya.
Hasil ini menambah catatan buruk MU di awal musim. Dalam tiga laga resmi, mereka belum meraih kemenangan. Sebelum disingkirkan Grimsby, Bruno Fernandes dan kawan-kawan tumbang 0-1 dari Arsenal lalu bermain imbang 1-1 kontra Fulham di Liga Inggris.
Amorim kini dituntut segera membangkitkan timnya. MU akan menghadapi Burnley pada lanjutan Premier League, Sabtu (30/8), dengan tekanan besar untuk meraih kemenangan perdana musim ini.
Ikuti dan baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini.

