logo jurnalistika

3 Alasan Timnas Inggris Dituding Anak Emas UEFA

Oleh

Firman Sy

pada

09 Jul 2021, 20:09 WIB

3 Alasan Timnas Inggris Dituding Anak Emas UEFA
photo/ timnas inggris

Jurnalistika.id – Tim Nasional (Timnas) Inggris berhasil lolos ke final Euro 2021 setelah mengalahkan timnas Jerman pada Laga semifinal dengan Skors 2-1 via perpanjangan waktu, kamis (8/7/21), Kemenangan itu jelas disambut meriah oleh seantero negeri.

Namun tak sedikit yang memberikan tudingan miring akan prestasi inggris itu, Pasukan Gareth Southgate dituduh sebagai anak emas UEFA Pada Euro 2020.

Mengapa demikian? Berikut 3 alasan mengapa Inggris dituding sebagai anak emas piala Euro.

  • Laga di Kandang

Stadion Wembley menjadi stadion yang sering digunakan inggris untuk berlaga, banyak pihak yang merasa keberatan dengan keputusan UEFA atas izin hampir semua laga inggris di kandang, stadion dengan kapasitas 90 Ribu penonton itu menjadi arena 8 kali pertandingan termasuk final nanti.

Dari 6 kali inggris berlaga, hanya 1 kali yang dilakukan diluar Wembley, itu pada laga perempat final melawan Ukraina di Stadion Olympico, Roma.

Baca Juga : Kualifikasi Piala Dunia 2022 : Gol Tunggal Griezmann Bawa Prancis Menang Atas Bosnia

Karena itu Inggris dianggap selalu diuntungkan dengan kehadiran pemain ke 12, kehadiran Suporter pun dinilai menambah motivasi bagi Hary Kane dan kawan-kawan.

  • Penalti Kontroversial

Timnas Inggris Diuntungkan dengan Penalti

Lolosnya inggris dari sergapan Denmark pada babak semifinal Euro 2020 tak terlepas dari penalti kontroversial pada menit 103, inggris dihadiahi penalty oleh wasit Danny Makkelie.

Danny menilai Bek Denmark melanggar Raheem di kotak terlarang. Meskipun akhirnya Penalti tersebut tidak berbuah Gol karena eksekusi Harry berhasil dimentahkan keeper Kasper Schmeichel.

Tetapi bola muntah tersebut dimanfaatkan Harry untuk mencetak gol kemenangan, sedikit banyak penalti kontroversi itu membawa inggris ke final.

  • Rute yang Mudah

Dibanding Tim Italia, Rute yang dilewati Inggris terutama pada babak seleksi relatif mudah. Satu-satunya lawan kelas berat yang inggris hadapi adalah Jerman pada babak 16 besar. Itu pun, Jerman tengah mengalami regenerasi sehingga tidak tampil dengan kekuatan optimal.

Sedangkan pada fase Grup inggris berhadapan dengan Republik Ceko dan Skotlandia yang secara prediksi awam pun bisa ditaklukkan, dan membawa tim keluar sebagai juara Grup D.

Setelah melewati Jerman, Inggris hanya bertemu dengan Ukraina di perempat final, dan Denmark di semifinal.

Tidak heran, tudingan sebagai anak emas UEFA mengemuka.

Berita Terkait