Jurnalistika
Loading...

Ridwan Kamil Minta Warga Tak Sembarangan Buang Jeroan Hewan Kurban

  • Firman Sy

    26 Jun 2023 | 14:55 WIB

    Bagikan:

image

Ilustrasi: Hewan Kurban. (JURNALISTIKA)

jurnalistika.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meminta masyarakat tidak membuang jeroan dan darah hewan kurban sembarangan. Selain menjaga kesehatan hewan kurban, menurutnya, aspek lingkungan pun perlu dijaga agar tidak tercemar.

“Jangan buang jeroan sembarangan. Termasuk darah hasil kurban jangan dibuang langsung ke tanah harus ada treatment dulu, sehingga kesehatan hewan kita perhatikan, kesehatan lingkungan tempat pemotongan juga diperhatikan,” kata Ridwan Kamil, di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (26/6/2023) dilansir Kompas.

Data Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, mengungkap, jumlah hewan kurban tahun ini mencapai 261.000 ekor. Dengan rincian 37.000 sapi, 600 ekor kerbau, dan sekitar 220.000 ekor kambing dan domba.

“Berita baiknya jumlah hewan kurban meningkat berarti ekonomi lagi bagus. Ada kenaikan jumlah yang berkurban mengindikasikan kesejahteraan umat muslim di Jabar meningkat seiring dengan jumlah kurban yang besar,” kata gubernur yang biasa disapa Emil ini.

Emil lebih lanjut mengatakan, Pemprov Jabar sendiri telah mengirimkan ratusan petugas untuk memeriksa kesehatan hewan kurban yang disebar di 27 kota kabupaten.

“Kita sudah mengirim ratusan petugas di minggu lalu jadi warga tenang, tidak akan ada yang dikurbankan yang sakit, kena masalah, semua sehat dan bekerja berlapis memastikan hewan yang dijual, karena kalau hewan yang dijual ada hal tertentu pasti kita tindak,” ungkapnya.

Selain mengaku akan melaksanakan shalat iduladha di Masjid Raya Al Jabbar. Secara pribadi, tahun ini Emil akan berkurban dua ekor sapi. “Saya kurban dua ekor (sapi), satu saya satu istri. Shalat saya di Al Jabbar istri di kediaman,” tandasnya.

Baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di Sini.

Jawa Barat

kurban

Ridwan Kamil


Populer

Berapa Anak Bisa Dapat Makan Siang Gratis Jika Dipangkas Rp7.500 dengan Anggaran Rp71 T?
Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami