Senin, 24 Januari 2022

Tentang KamiRedaksiKontak Kami
Jurnalistika
Jurnalistika

OKP Syarikat Islam Minta Musda KNPI Kota Depok Dilanjutkan

  • Firman Sy

    31 Des 2021, 13:47 WIB

    Bagikan:

<p>Foto: OKP syarikat islam Kota Depok berhimpun untuk meminta Musda KNPI Kota Depok dilanjutkan, Kamis (30/12/21)</p>

Foto: OKP syarikat islam Kota Depok berhimpun untuk meminta Musda KNPI Kota Depok dilanjutkan, Kamis (30/12/21)

jurnalistika.id – Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) rumpun Syarikat Islam Kota Depok berhimpun. Mereka meminta agar Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Depok kembali dilanjutkan.

Ketua Perisai Kota Depok, Muhammad Djody, meminta agar seluruh OKP segera membuat surat pernyataan atau klarifikasi perihal MUSDA yang tertunda.

“OKP yang hadir segera buat sikap melalui surat agar punya legitimasi. Saran saya segera tekan MPI, agar pimpinan sidang dan DPD tingkat 1 Jabar segera melanjutkan musdanya” ucap Djody dalam konferensi pers di Beji, Kota Depok, Kamis (30/12/21).

Menurutnya, hal itu agar pemuda Depok lewat KNPI dapat mengambil bagian dalam Musrenbang Kota Depok yang akan segera digelar.

“RKA-SKPD sudah dibuat, APBD 2022 sudah ketuk palu. KNPI Depok harus mengawal agar usulan-usulan pemuda menjadi prioritas tidak seperti di tahun-tahun sebelumnya,” tambah Djody.

Djody menilai, selama ini KNPI tidak menjadikan Musrenbang sebagai saluran untuk memperjuangkan kepentingan pemuda.

“Celakanya dari dulu saya amati KNPI tidak pernah menjadikan Musrenbang sebagai wahana agar kepentingan pemuda terakomodir oleh pemerintah” ujarnya.

Musda KNPI Kota Depok Bukan Forum Adu Otot

Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (Sepmi) Kota Depok, Ari menyoroti berlangsungnya Musda KNPI Depok yang tidak mencerminkan sebuah forum intelektual, tetapi hanya forum adu otot hingga akhirnya tertunda.

“Ketua Perisai Depok, Tum Djody ini mengalami penganiyaan oleh seorang oknum OKP peserta Musda,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Pemuda Muslimin Depok, Rusli Rinaldi mengatakan agar OKP harusnya mengedepankan sikap-sikap negarawan.

Selain itu, Rusli juga meminta kepada seluruh OKP agar tidak menjadikan praktik transaksional di Musda sebagai hal yang normatif.

“Hal seperti ini jangan diternakkan, cara-cara menyimpang dilakukan. Saya rasa degradasi moral dan intelektual adalah bahaya nyata” pungkasnya.

Hadir dalam pertemuan tersebut 5 OKP rumpun Syarikat Islam, antara lain, Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PERISAI), Wanita PERISAI, Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI), Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI) dan Pemuda Muslimin.

Baca juga:

KNPI Depok

KNPI Kota Depok

Musda KNPI

Perisai Depok

Syarikat Islam


Rekomendasi

Populer

Mencermati Komitmen Pemerintah Menjawab Tantangan Fiskal 2022