Jurnalistika
Loading...

Hitung-hitungan Waktu Pekerja Gaji UMR Jakarta Dapat Rumah Lewat Tapera

  • Arief Rahman

    29 Mei 2024 | 10:35 WIB

    Bagikan:

image

Ilustrasi rumah. Inilah hitung-hitungan waktu yang dibutuhkan pekerja gaji UMR untuk dapat rumah lewat Tapera. (Pixabay/Discipline24)

jurnalistika.id – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, mengatakan iuran tabungan perumahan rakyat (Tapera) yang akan diterapkan ke semua pekerja di Indonesia bisa menjadi bantalan ekonomi guna memiliki rumah di masa depan.

“Kalau menurut saya tapera itu emang tabungan bukan dipotong terus hilang. Itu tabungannya anggota untuk nanti dia mendapatkan bantuan untuk membangun rumahnya,” kata Basuki di sela-sela acara The 19th ITS Asia Pacific Forum, Jakarta, Selasa (28/5/2024).

Basuki berujar Tapera sudah ada sejak lima tahun lalu yang bertujuan sebagai jaminan di hari tua. Namun, dalam pelaksanaan awalnya baru diperuntukan guna membentuk kredibilitas terlebih dahulu.

Baca juga: Lowongan Kerja Kementerian PUPR Mei 2024 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya

“Jadi tidak langsung kena pada tahun pertama dulu. Ini sudah lima tahun, sudah pergantian pengurus, ini dimulai disetujui oleh Bapak Presiden,” ujarnya.

Aturan Tapera

Regulasi Tapera tertuang pada Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2024 sebagai perubahan atas PP 25 Tahun 2024 yang ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada 20 Mei 2024 lalu.

Pasal 68 dalam aturan baru itu dijelaskan, pemberi kerja wajib mendaftarkan pekerjanya ke BP Tapera paling lambat 7 tahun sejak berlaku. Hal ini tidak hanya berlaku untuk pekerja di lingkungan pemerintah, melainkan juga meliputi perusahaan swasta.

Baca juga: Memahami Polemik Tapera, Aturan yang Bakal Potong Gaji Pekerja 3 Persen Per Bulan

Adapun pekerja yang dimaksud wajib membayar iuran Tapera adalah pekerja dan pekerja mandiri yang berpenghasilan paling sedikit sebesar upah minimum. Nilai yang harus dibayar sebesar 3 persen.

Peserta pekerja dibantu oleh pemberi kerja untuk membayar 0,5 persen sehingga tinggal menanggung 2,5 persen saja dari total 3 persen. Sedangkan pekerja mandiri menanggung semuanya.

Lantas Berapa Lama Pekerja Gaji UMR Jakarta Bisa Dapat Rumah?

Apabila mengacu pada UMR Jakarta yang diatur dalam PP Nomor 51 Tahun 2023, pekerja mendapatkan gaji sebesar Rp5.067.381. Maka iuran Tapera 2,5 persen yang akan dipotong senilai Rp126.684 per bulan ditambah 0,5 persen dari pemberi kerja yang senilai Rp25.336 per bulan.

Jadi, total iuran tapera pekerja dengan gaji UMR di Jakarta sebesar Rp152.020 yang akan disetor per tanggal 10 setiap bulan. Jika dijumlahkan berdasarkan total tahunan maka iuran tapera tersebut menjadi Rp1.824.240.

Baca juga: Kasus Mayat dalam Toren di Tangsel, Ibu Korban Cium Ada Kejanggalan

Sementara harga rumah paling murah dengan kategori modern di sekitar Jakarta mencapai Rp1-3 miliar. Artinya, jika hanya mengandalkan dari iuran Tapera untuk mendapatkan rumah, maka pekerja gaji UMR Jakarta membutuhkan waktu sekitar 600 tahun agar mencapai angka 1 Miliar.

Bahkan untuk harga rumah seharga Rp500 juta masih membutuhkan waktu selama 300 tahun dengan mengandalkan tapera tersebut.

Namun, penting untuk diingat! dalam hitung-hitungan tersebut belum termasuk nilai penumpukan yang dilakukan oleh BP Tapera. 

Mengingat, setiap dana yang diperoleh BP Tapera akan dikumpulkan dan diinvestasikan atau dilakukan penumpukan dana dalam rangka meningkatkan nilai dana tapera milik peserta.

Dengan begitu, nilainya bisa saja bertambah lebih dari perkalian normal yang dijelaskan.

Baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini

gaji UMR Jakarta

jakarta

Tapera

trending

UU Tapera


Populer

Sejarah Kesultanan Banten Ubah Jalan Perdagangan Nusantara
Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami