Jurnalistika

BMKG Catat 15 Kali Gempa Susulan di Cianjur, Masyarakat Diimbau Jauhi Bangunan Rusak

  • Firmansyah

    21 Nov 2022, 15:11 WIB

    Bagikan:

image

Foto: Getty Images/iStockphoto/Petrovich9

jurnalistika.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi 15 kali aktivitas gempa bumi susulan setelah gempa berkekuatan M 5,6 mengguncang wilayah Cianjur.

Berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga pukul 14.00 WIB, 15 aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock yang berpusat di Cianjur itu berkekutan M 4,0.

“Hingga pukul 14.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 15 (lima belas) aktivitas gempabumi susulan ( aftershock ) dengan magnitudo terbesar M4.0,” demikian keterangan BMKG.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Daryono mengimbau agar masyarakat tetap tenang. Ia juga mengimbau agar masyarakat menhindari bangunan yang retak atau rusak.

“Pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” kata Daryono, Senin (21/11/2022).

Baca: Kesaksian Warga Cianjur saat Gempa: Genteng Merosot, Plafon Rubuh

Lebih lanjut Daryono mengungkapakan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,86° LS ; 107,01° BT, atau tepatnya berlokasi di darat wilayah Sukalarang, Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 11 km.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar Cimandiri.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser,” kata Daryono.

Baca berita jurnalistika.id lainnya di Google News, klik di sini.

bmkg

gempa cianjur

gempa susulan

gempa terkini


Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami