Jurnalistika

Aksi Viral BEM UI Sebut Jokowi “King Of Lip Service”

  • Firmansyah

    28 Jun 2021, 18:05 WIB

    Bagikan:

image
Photo/Ilustrasi

Jurnalistika.id – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) kembali menjadi sorotan setelah menyebut Presiden Joko Widodo dengan “King Of Lip Service” lewat postingan dari akun Instagram dan Twitter resminya, Sabtu, (26/06/2021)

Selain mengkritik Jokowi sebagai “King Of Lip Service”, BEM UI menggelorakan “Stop Membual, Rakyat Sudah Mual” di salah satu posternya.

Karena kritiknya ini beberapa anggota BEM UI telah dipanggil Rektorat untuk klarifikasi.

Ini bukan kali pertama Aksi dari BEM UI yang menjadi viral dengan banyak silang respon karena mengkritik pemerintah.

Tahun 2018, Zaadit Taqwa Ketua BEM UI saat itu mengacungkan kartu kuning kepada jokowi saat menghadiri Dies Natalies UI ke 68 di Universitas Indonesia, Depok

Baca Juga : Hormati Proses Hukum dan Hindari Kerumunan, Ketua PWI Tangsel Himbau Jajarannya Tidak Turun Aksi

Yang sempat viral dari Aksi menyampaikan Mosi Tidak Percaya kepada DPR pada tahun 2019, Bahkan menyebut DPR sebagai sebagai Dewan Pengkhianat Rakyat. Berikut 3 aksi BEM UI yang dikutip dari berbagai sumber

  1.  Kartu Kuning untuk jokowi

Zaadit taqwa, ketua BEM UI 2018 nekat mengacungkan kartu kuning yang adalah buku paduan suara berwarna kuning sesaat setelah jokowi memberikan sambutan di acara Dies Natalis UI ke 68, sembari mengangkat buku paduan suara, Zaadit meniup peluit untuk menarik perhatian, ia seperti wasit yang tengah memberikan peringatan kepada pemain yang melanggar aturan. Beberapa hal yang menjadi sorotan saat itu adalah Gizi buruk di Asmat, Penghidupan kembali Dwifungsi ABRI, dan peraturan baru organisasi Mahasiswa. kemudian akibat aksinya ini ia diamankan oleh Paspampres.

2. Sebut DPR Dewan Pengkhianat Rakyat

Hal ini bermula saat ribuan mahasiswa turun ke jalan melakukan demonstrasi di depan gedung DPR RI, Jl, Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (23/9/2019) mereka menolak revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) dan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (UU RKUHP)

Sekira pukul 17.45 perwakilan dari mahasiswa diizinkan masuk untuk menyampaikan aspirasi dan diterima Ketua Badan Legislasi (Baleg) Supratman Andi dan Angota Komisi III Masinton Pasaribu di ruang Baleg, Komplek parlemen, Senayan, Jakarta.

Terjadi dialog yang panas dalam audiensi tersebut, Ketua BEM UI saat itu, Manik menyerukan Mosi tidak percaya kepada DPR

Ia menyatakan kegeramannya sembari keluar ruangan

Baca Juga : Somasi Pertama Tidak Direspon Sukiya, LBH Trisula Melayangkan Somasi Kedua

“UU KPK yang telah disahkan dan RKUHP masih banyak masalah, intinya, hari ini kami berikan Mosi Tidak Percaya kepada DPR, karena kami merasa kecewa,” ujar manik diikuti seruan Mahasiswa lainnya

2. Kritik Jokowi sebagai The King Of Lip Service

Yang terbaru, BEM UI mengkritik jokowi sebagai The king Of Life Service melalui postingan akun Instagram dan twiter yang menjadi viral di media sosial

“Jokowi kerap kali mengobral janji manisnya, tetapi realitanya sering kali juga tak selaras. Katanya begini, faktanya begitu. Mulai dari rindu didemo, revisi UU ITE, penguatan KPK, dan rentetan janji lainnya,” tulis melalui akun Instagram resmi @BEMUI_Official, dikutip Senin (28/6).

BEM UI turut memuat ilustrasi beserta referensi tautan pemberitaan yang memperlihatkan kontradiksi pernyataan Jokowi. Di antaranya yang mengungkapkan dirinya rindu didemo yang disampaikan ketika Jokowi masih menjabat Wali Kota Solo.

BEM UI melihat kontradiksi di lapangan karena massa demonstran kerap mendapat tindak kekerasan seperti saat demo Omnibus Law Cipta Kerja, aksi Hari Buruh 2021, sampai Hari Pendidikan Nasional 2021.

Baca Juga : Marak Praktek Mafia Tanah, Praktisi Hukum IM & Partner Angkat Bicara

Pelemahan KPK juga disentil BEM UI dalam postingan tersebut. Jokowi, kata mereka, hanya sebatas mengobral janji manis ketika menyatakan akan memperkuat lembaga antikorupsi tersebut.

“Semua mengindikasikan bahwa perkataan yang dilontarkan tidak lebih dari sekadar bentuk “lip service” semata,” tulis BEM UI

Imbas dari kritikan tersebut, Rektorat UI memanggil mahasiswanya, pemanggilan inipun mendapat banyak tanggapan dari banyak pihak.

BEM UI

jokowi

king of life service

Presiden Jokowi


Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami