Jurnalistika

Maraknya Kebocoran Data Pribadi, Mastafa Institute: Ada Sindikat

  • Firmansyah

    23 Mei 2021, 10:17 WIB

    Bagikan:

image
Photo/Ilustrasi

Jurnalistika.id – Maraknya kebocoran data pribadi di berbagai platform media sosial dan e-commerce akibat rapuhnya keamanan sehingga data pribadi & nomor seluler pengguna bisa disebarluaskan dan disalahgunakan oleh oknum-oknum pelaku usaha.

Ahmad Mustopa Kamal, Direktur Mastafa Institute menduga, ada sindikat jual beli data pribadi dibalik maraknya kasus serupa.

“Kita sering menerima SMS atau pesan broadcast tentang berbagai tawaran produk dan jasa macam-macam, Dari mana mereka bisa mendapatkan nomor kita masing-masing? kalau tidak ada permainan sindikat jual beli data pribadi?,” ungkapnya.

Baca juga: Macet Penegakan Hukum Oknum Pengusaha Parkir Tak Berizin di Tangsel

Diketahui sebelumnya, database konsumen perusahaan ternama Telkomsel berhasil dibobol oleh seorang customer servicenya yang bekerja sama dengan akun anonim bernama “Opposite”.

“Saya prihatin, padahal kita sudah sepenuhnya percaya untuk menyimpan dan mengisi data-data pribadi kita ke berbagai platform sebagai persyaratan untuk menjadi konsumen. Tetapi kita belum mendapat perlindungan kerahasiaan data pribadi dari penyalahgunaan oknum tidak bertanggung jawab,” jelasl Kamal saat diwawancarai jurnalistika.id, Sabtu (22/05/2021).

Lanjut, dirinya menyoroti regulasi pemerintah tentang perlindungan data pribadi yang masih lemah dan realisasinya tidak optimal.

Baca juga: Jalan Ciater Kota Tangsel Kembali Berlubang, Pengamat Menilai Proyek Bancakan Tahunan

“UU ITE dan Kominfo sudah mengatur tentang perlindungan data pribadi, namun alangkah baiknya jaminan perlindungan data pribadi itu ada payung hukum yang lebih kuat dan rinci. DPR sebagai lembaga perancang regulasi harus segera mengesahkan Rancangan undang-undang Perlindungan Data Pribadi (RUU-PDP) untuk kepastian hukum konsumen,” pungkasnya.

Data bocor

Database

Kebocoran data pribadi

Telkomsel


Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami