jurnalistika.id – Kalau ngomongin Tangerang Raya, pasti yang kebayang adalah daerah penyangga Jakarta yang makin hari makin rame.
Mulai dari Tangerang Selatan (Tangsel) yang terkenal dengan vibes “Jaksel 2.0”-nya, Kota Tangerang yang sibuk banget karena dekat bandara, sampai Kabupaten Tangerang yang luas banget dan jadi rumah bagi banyak kawasan industri.
Namun, di balik itu semua, ada satu hal penting yang jadi bahan obrolan sehari-hari yaitu soal biaaya hidup.
Baca juga: 7 Mall Terbesar di Tangerang Raya yang Jadi Favorit Warga
Nah, 2025 ini, Pemerintah Provinsi Banten baru aja nentuin UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota) terbaru buat tiga wilayah ini. Kenaikan gaji ini pastinya berpengaruh ke gaya hidup, terutama buat pekerja dan mahasiswa rantau yang lagi nyari tempat tinggal di Tangerang.
Yuk, simak pembahasan satu-satu biar kamu punya gambaran jelas sebelum mutusin mau stay di Tangsel, Kota, atau Kabupaten Tangerang.
UMK 2025 Siapa Paling Tinggi?
Biar fair, kita mulai dulu dari urusan gaji alias UMK. Tahun ini, ketiganya sama-sama naik 6,5% dari 2024.
- Kota Tangerang: naik dari Rp4.760.289 jadi Rp5.069.707. Posisinya bahkan masuk 10 besar UMK tertinggi di Indonesia.
- Kabupaten Tangerang: dari Rp4.601.988 naik jadi Rp4.901.117. Lebih rendah dibanding dua wilayah lain, tapi jangan salah, industri di kabupaten ini justru jadi penyerap tenaga kerja paling besar.
- Kota Tangerang Selatan (Tangsel): dari Rp4.670.791 jadi Rp4.974.392. Tangsel masih jadi primadona anak muda karena dekat Jakarta Selatan dan banyak spot nongkrong hype.
Kalau dilihat sekilas, gaji tertinggi memang ada di Kota Tangerang. Tapi bukan berarti biaya hidupnya paling murah. Justru, beda gaya hidup di tiga wilayah ini bikin kamu harus pintar atur budget.
Biaya Hunian: Kost, Apartemen, atau Rumah?
Urusan tempat tinggal selalu jadi pengeluaran terbesar. Nah, inilah perbedaan mencolok antara Tangsel, Kota Tangerang, dan Kabupaten Tangerang.
Tangsel
Hunian di Tangsel cenderung lebih mahal, apalagi di kawasan kayak BSD, Bintaro, atau Alam Sutera. Kost standar dengan AC bisa start dari Rp1,5 jutaan, sementara apartemen studio gampang banget tembus Rp5 jutaan.
Baca juga: 5 Spot Kuliner Malam di Tangerang Paling Ramai, Wajib Dicoba!
Buat rumah, jangan kaget kalau sewanya bisa sampai Rp15–20 jutaan per bulan. Harga tinggi ini wajar sih, soalnya fasilitas lengkap, akses ke Jakarta gampang, dan lingkungannya memang ditata lebih modern.
Kota Tangerang
Kota Tangerang punya range harga hunian yang lumayan fleksibel. Kost bisa kamu dapetin mulai Rp1 jutaan sampai Rp2,5 jutaan tergantung lokasi, semakin dekat bandara, biasanya makin mahal.
Apartemen studio sekitar Rp3–6 jutaan, sementara rumah sewa bisa Rp4–12 jutaan. Cocok buat pekerja yang pengen dekat pusat transportasi tapi nggak mau terlalu boros.
Kabupaten Tangerang
Kabupaten punya keunggulan di harga sewa yang relatif lebih murah. Kost standar bisa mulai dari Rp900 ribu sampai Rp2 jutaan.
Apartemen memang nggak sebanyak di Tangsel, tapi beberapa area industri atau dekat mall besar udah ada pilihan Rp3–5 jutaan per bulan.
Rumah sewa di kabupaten ini biasanya mulai Rp3,5 jutaan, lumayan oke buat keluarga kecil yang butuh ruang lebih luas.
Gaya Hidup
Beda wilayah, beda juga gaya hidupnya.
Warga di Tangsel, nongkrong udah kayak budaya. Bisa di coffee shop estetik, coworking space, sampai mall besar kayak AEON atau Living World, hampir tiap sudut ada tempat buat ngabisin waktu. Biaya hidup jadi lebih tinggi karena godaan lifestyle memang kuat.
Kota Tangerang lebih ke arah urban-praktis. Banyak kuliner legendaris, pasar tradisional, dan mall mid-range yang bikin biaya hidup masih bisa dikontrol.
Cocok buat pekerja kantoran yang butuh keseimbangan antara kerja dan hiburan.
Kabupaten Tangerang relatif lebih hemat. Banyak kawasan industri bikin aktivitas orang lebih fokus ke kerja ketimbang gaya hidup.
Pilihan hiburan memang nggak sebanyak Tangsel, tapi biaya makan sehari-hari bisa lebih murah.
Jadi, Mana yang Paling Worth It?
Kalau kamu anak muda yang nggak bisa jauh dari vibes kota modern, Tangsel emang susah ditandingi. Tapi siap-siap budget lebih tebal karena biaya hidupnya tinggi.
Jika kamu pekerja yang pengen gaji lumayan dan akses transportasi gampang, Kota Tangerang jadi pilihan pas. Sementara itu, buat yang lebih realistis dan pengen hidup lebih hemat, Kabupaten Tangerang bisa jadi opsi terbaik.
Intinya, biaya hidup di Tangerang Raya itu variatif banget. Semua balik lagi ke kebutuhan dan gaya hidup kamu.
Ikuti dan baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini.

