Jurnalistika

Fakta! di Kampung Naga Tasikmalaya Tidak Ada Virus Corona

  • Firmansyah

    08 Sep 2021, 21:25 WIB

    Bagikan:

image

Photo: Kampung Naga, Desa neglasari, Tasikmalaya (Dok. DIKi)

Jurnalistika.id – Nol kasus positif Covid-19 tidak hanya terjadi pada masyarakat Baduy di pedalaman Banten. Di Kampung Naga Tasikmalaya yang masyarakatnya hidup secara tradisional juga tidak ditemukan yang terpapar virus tersebut.

Kampung Naga sendiri merupakan kampung yang masih asri, berada di lembah subur di antara hutan larangan dan menjadi tempat tinggal komunitas masyarakat adat Sunda, tepatnya di Desa Neglasari, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

kampung naga tasikmalaya
Rumah di kampung naga, desa neglasari, tasikmalaya

Yang unik dari kampung tradisional ini adalah aksesnya yang mudah, tidak jauh dari jalan raya dan dekat dengan lingkungan masyarakat umum. Tetapi mereka tetap teguh melestarikan tradisi leluhur.

Kang Endut warga kampung naga mengatakan, masyarakat Kampung Naga masih memegang teguh adat istiadat dan tradisi nenek moyang. Mereka menolak intervensi dari pihak luar jika hal itu mencampuri dan merusak kelestarian kampung.

“Kampung naga adalah satu-satunya kampung adat yang sampai saat ini masih mampu mempertahankan ajaran warisan dari para leluhurnya meskipun eksistensi mereka dekat dari keramaian masyarakat umum”. katanya, Minggu (5/9).

Baca Juga: Kasepuhan Adat Ciptagelar: Lockdown Hingga Tahun Depan Pun

Dengan adat istiadat dan warisan para leluhurnya yang mengajarkan untuk bersahabat dengan alam itulah, kampung naga berhasil memutus mata rantai penyebaran virus COVID-19 dengan pencapaian Nol kasus seperti masyarakat adat Baduy di Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten.

Kang Endut menegaskan, hal ini terbukti dengan bencana alam lain seperti banjir. Meskipun letak kampung naga itu berada di suatu gawir (Jurang-red) yang berdekatan dengan aliran sungai. Kampung Naga tidak pernah mengalami kebanjiran.

“Selama kita bisa menjaga dan bersahabat dengan alam, niscaya alam pun akan menjaga kita,” tuturnya,

Diki Yakub Subagja, pengurus Paguyuban Mahasiswa Rantau Sunda (PMRS) yang bersilaturahmi ke kampung adat tersebut sangat terkesan dengan kehidupan tradisional masyakatnya.

“Masyarakat adat kampung naga adalah contoh tauladan bagi kita semua dalam menjaga alam dan meminimalisir penyebaran COVID-19,” kesannya.

Lokasi Kampung Naga tidak jauh dari jalan raya yang menghubungkan kota Garut dengan Kota Tasikmalaya. Jarak tempuh dari kota Tasikmalaya ke Kampung Naga kurang lebih 30 kilometer, sedangkan dari kota Garut jaraknya 26 kilometer.

Jawa Barat

Kampung adat

Kampung naga

Kampung Naga Tasikmalaya

Tasikmalaya


Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami