Senin, 24 Januari 2022

Tentang KamiRedaksiKontak Kami
Jurnalistika
Jurnalistika

Arabica vs Robusta, Mana yang Lebih Enak?

  • Dena R

    30 Des 2021, 17:49 WIB

    Bagikan:

<p>Biji Kopi (Photo by Ardi Evans on Unsplash)</p>

Biji Kopi (Photo by Ardi Evans on Unsplash)

jurnalistika.id – Perdebatan antara Arabica vs Robusta ini bak lagu lama di kancah para penikmat kopi. Namun alih-alih menambah panas perdebatan, panduan ini akan mengedukasi sekaligus membantu Kamu para penikmat kopi dalam menentukan pilihan kopi yang bakal jadi favoritmu. Simak yuk!

arabica vs robusta
(C) perkcoffee.co

Identitas Biji Tanaman

Tahukah Kamu bahwa kopi sebenarnya bagian dari famili tanaman berbunga yang bernama Rubiaceae?

Dalam famili ini, Kamu akan menemukan lebih dari lima ratus genera (kelompok biologis yang membagi sebuah famili) dan sekitar enam ribu spesies. Salah satunya adalah biji favorit Kamu satu ini, kopi!

Meskipun para ahli botani menganggap semua tanaman berbiji dalam famili Rubiaceae sebagai tanaman kopi, sebenarnya kopi yang kita minum ini hanya terdiri dari dua spesies, yakni Arabica dan Canephora (yang biasa dikenal sebagai Robusta).

Lalu, Apa Bedanya Arabica dengan Robusta?

kopi Arabica

Kopi Arabica adalah kopi yang berasal dari biji tanaman bernama Coffea Arabica. Jenis ini berasal dari Ethiopia. jenis kopi ini paling populer di dunia, setara dengan lebih dari 60% cangkir yang diminum. Arabica memilki dua varietas pokok yakni Typica dan Bourbon.

kopi Robusta

Robusta adalah kopi dari biji tanaman bernama Coffea Canephora yang berasal dari Afrika. Kopi Robusta terkenal pahit dan sering menjadi bahan utama bagi kopi instan.

Selain itu, robusta kerap menjadi tambahan dalam campuran kopi bubuk tertentu dalam membuat espresso karena dapat menghasilkan crema yang lebih baik (crema adalah lapisan krim yang ditemukan pada bagian atas espresso).

Canephora memiliki varietas yang disebut Robusta, itulah mengapa varietas ini lebih dikenal dengan nama Robusta.

Tentang Karakter

Banyak orang berpendapat bahwa Robusta memiliki kecenderungan rasa seperti oatmeal, antara netral dan “keras”. Biji kopi Robusta yang tidak disangrai berbau seperti kacang mentah.

Di sisi lain, kopi Arabica memiliki rentang rasa yang luas, tergantung pada varietasnya. Kisarannya mulai dari “manis-lembut” hingga “tajam”. Biji kopi Arabica yang tidak disangrai cenderung berbau seperti blueberry.

Arabica mengandung kafein lebih rendah dibanding Robusta dan seringkali dinobatkan sebagai kopi “kelas atas”. Arabica cenderung memiliki rasa yang lebih “halus”, “manis” dengan note cokelat dan gula. Juga seringkali memiliki sedikit note buah atau berry.

Di sisi lain, Robusta memiliki rasa yang lebih “kuat, “keras” dan lebih pahit.

Lingkungan Tumbuh

Biji kopi Robusta berasal dari tanaman kuat yang dapat tumbuh di dataran rendah mulai dari 200 hingga 800 meter. Biji Robusta cenderung tahan gangguan hama.

Hal ini membuat Robusta menghasilkan lebih banyak produk jadi per hektarnya dan ini berarti biaya produksi pun relatif rendah.

Sebaliknya, biji kopi Arabica cenderung rapuh dan hanya bisa tumbuh di iklim subtropis yang sejuk dan membutuhkan banyak kelembapan, tanah yang subur, naungan dan sinar matahari.

Selain itu, biji kopi Arabica lebih rentan terhadap gangguan hama dan bisa rusak oleh suhu terlalu dingin atau perawatan yang buruk. Biji kopi Arabica pun memerlukan dataran yang lebih tinggi daripada Arabica, yakni antara 600-2000 meter.

Harga?

Bervariasi. Namun pada umumnya, Robusta relatif lebih murah dari Arabica.

Arabica vs Robusta

Ada banyak sekali perbedaan dari segi rasa dan karakter antara Arabica dan Robusta. Tetapi yang perlu kita ingat, banyak faktor yang menyebabkan rasa kopi berbeda-beda, bahkan dalam satu jenis sekalipun.

Kali ini Kami coba rangkumkan beberapa perbedaan karakter antara Arabica dan Robusta yang mungkin bisa jadi panduan Kamu dalam memilih. Perbedaannya antara lain :

  • Arabica cenderung lebih mahal
  • Robusta mengandung lebih banyak kafein
  • Arabica memiliki kandungan gula lebih tinggi (tidak berarti benar-benar terasa manis seperti pakai gula ya!)
  • Arabica cenderung lebih tinggi tingkat keasamannya, sedangkan Robusta lebih rendah tingkat keasamannya dan cenderung lebih pahit.

Mana yang lebih enak?

Sebenarnya sih kembali ke selera masing-masing. Kalau Kamu penyuka rasa pahit, strong dan tidak toleran dengan rasa asam, mungkin Kamu lebih cocok pilih Robusta. Sebaliknya, jika Kamu tidak tahan terhadap rasa pahit dan kafein tinggi, mungkin Kamu bisa pilih Arabica.

Namun sebelum memilih kopi apapun, pastikan pencernaanmu toleran terhadap kopi, ya. Karena bagi sebagian orang, mengonsumsi kopi terkadang dapat mengganggu pencernaan mereka.

So, Kamu team Arabica atau Robusta?

Arabica vs Robusta

Kopi

kopi Arabica


Rekomendasi

Populer

Mencermati Komitmen Pemerintah Menjawab Tantangan Fiskal 2022