Jurnalistika
Loading...

Buka Jalan ke Eropa: Austria Cari 15.000 Tenaga Kerja Terampil dari Indonesia

  • Jurnalistika

    26 Jun 2024 | 16:35 WIB

    Bagikan:

image

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi berbicara di Sidang Umum PBB di New York pada 28 November 2023 waktu setempat. (Photo Courtesy of Foreign Affairs Ministry)

jurnalistika.id – Dalam upaya mengatasi kekurangan tenaga kerja, Austria berencana merekrut pekerja profesional dan terampil dari Indonesia. Langkah ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan sekitar 15.000 pekerja non-UE hingga tahun 2027.

Memorandum of Understanding (MoU) tentang Rekrutmen Pekerja Profesional dan Terampil telah ditandatangani antara Indonesia dan Austria pada Mei 2024 lalu.

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, dan Menteri Luar Negeri Austria, Alexander Schallenberg, membahas kerja sama ini dalam pertemuan bilateral di Wina.

Baca juga: Imbas Serangan ke PDN, Komisi I DPR Akan Panggil Menkominfo dan BSSN

Austria juga berkomitmen mendukung pembangunan Pusat Pelatihan Kejuruan di Medan, Serang, dan Makassar dengan anggaran sebesar 40 juta euro (sekitar Rp 703,2 miliar).

“Saya menghargai dukungan Austria sebesar 40 juta euro untuk pembangunan Pusat Pelatihan Kejuruan di Medan, Serang, dan Makassar,” ujar Retno Marsudi.

Selain itu, kedua negara telah sepakat untuk meningkatkan kerjasama dalam pendidikan tinggi, termasuk program beasiswa seperti LPDP, Indonesia Austria Scholarship Programme (IASP), dan ASEAN-European Academic University Network. Kerja sama ini mencakup pelatihan guru, kelas bahasa, program magang, dan program gelar ganda.

Baca juga: Menanti Lawan Sepadan Anies Baswedan-Sohibul Iman di Pilgub Jakarta 2024

Austria juga menunjukkan minat untuk merekrut pekerja terampil di sektor pariwisata dan perhotelan.

“Austria telah menunjukkan minat dalam merekrut pekerja terampil di sektor pariwisata dan perhotelan.” kata Retno.

Di sisi lain, kerja sama antar masyarakat juga terus diperkuat dengan penyelenggaraan Dialog Antaragama dan Antarbudaya Indonesia-Austria (IAID) ke-8 di Bandung pada Juli mendatang. Tujuannya membahas isu-isu seperti perubahan iklim, isu perempuan, dan pengurangan disparitas agama.

Kerjasama lintas sektor ini mencerminkan hubungan kolaboratif yang kuat antara Indonesia dan Austria, serta membuka peluang bagi pekerja terampil Indonesia untuk berkarir di Eropa.

Sumber

Austria

Indonesia

tenaga kerja


Populer

Berapa Anak Bisa Dapat Makan Siang Gratis Jika Dipangkas Rp7.500 dengan Anggaran Rp71 T?
Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami