logo jurnalistika

Mengenal Aplikasi Signal Yang Sedang Naik Daun, Mulai Dari Fitur Hingga Privasi Pengguna

Oleh

Zamzami Lafaf

pada

11 Jan 2021, 12:02 WIB

Mengenal Aplikasi Signal Yang Sedang Naik Daun, Mulai Dari Fitur Hingga Privasi Pengguna

Jurnalistika.id – WhatsApp baru baru ini mengeluarkan kebijakan baru bagi penggunanya, dimana kebijakan barunya tersebut menuai beberapa protes dari penggunanya. Seperti mereka yang konsen terhadap privasi data, memilih untuk meninggalkan aplikasi chating itu.

Elon Musk, Orang terkaya di dunia, menulis cuitan di twiter untuk memilih Aplikasi signal, kamis, (07/01/2021).

“Use Signal “ cuit sang pemilik perusahaan mobil listrik Tesla dan roket SpaceX.

cuitan @Elon Musk di twitter

Dilansir dari The Verfe, cuitan Elon Musk itu membuat serve Signal kewalahan menerima kode verifikasi untuk pengguna baru.

Apa sih aplikasi Signal ?

Signal adalah sebuah aplikasi yang dibuat untuk perpesanan seperti WhatsApp. Signal juga bisa digunakan secara gratis dan terenkripsi, bisa diunduh di platform Android maupun iOS dan tersedia pula untuk versi desktop.

Signal menyajikan antarmuka dan fitur-fitur yang hampir menyerupai WhatApp, hal itu dikarenakan pembuat aplikasi signal dan WhatsApp adalah orang yang sama. Signal dikembangkan oleh Signal Foundation dan Signal Messenger LLC. Seperti dilansir dari kompas.com.

Signal Foundation ?

Signal Foundation adalah lembaga non-profit yang didirikan oleh Brian Action founder WhatsApp pada tahun 2018, setelah dirinya hengkang dari Facebook Inc.

Privasi

Aplikasi signal di sebut sebagai aplikasi yang tidak menyimpan data pengunanya sama sekali. Diungkap dari Forbes yang memaparkan perbandingan metadata aplikasi antara WhatApp, Facebook, iMessage, Messenger, dan Signal. Dari table yang diununkap itu, metadata signal jauh berbeda dari metadata aplikasi lainnya, Signal tidak menghimpun data penggunanya.

Dalam laman kebijakan privasinya, Signal mengklaim bahwa mereka menggunakan enkripsi ujung ke ujung (end-to-end encryption) dan sistem keamanan yang modern. Semua pesan dan panggilan pengguna akan dienkripsi sepenuhnya. “Mereka (data pengguna) tidak akan dibagikan atau dilihat oleh siapapun kecuali anda dan penerima pesan,” begitu catatan kebijakan privasi Signal.

Pada 2018, Signal mengenalkan Sealed Sender yang disebut sebagai fitur privasi mutakhir yang mampu menyembunyikan pengirim dan pemerima pesan. Fitur ini juga akan semakin melindungi metadata pengguna di sistem back-end.

Bukan hanya pesan saja, nomor yang digunakan redistrasi, profil, dan foto profil juga akan di enkripsi.

Fitur Signal

Singal menyediakan fitur despairing disappearing messages atau menghapus pesan otomatis yang baru-baru ini di rilis WhatsApp. Bedanya, di Signal pengguna bisa mengatur waktu kapan pesan otomatis terhapus, mulai dari 5 detik hingga 7 hari. Sementara WhatsApp hanya menyediakan default hapus pesan setelah 7 hari.

Selebihnya, fitur-fitur yang disediakan signal sama persis dengan WhatsApp, seperti pesan teks, gambar, video, suara, GIF, dan dokumen. Signal juga memiliki fitur mute, video call personal dan grup hingga lima orang.

Melihat kemiripan fitur yang disediakan Signal, kemungkinan besar pengguna WhatsApp yang hijrah ke Signal tidak akan menemukan kesulitan dalam beradaptasi.

Berita Terkait

Taekwondo Indonesia Kota Tangsel Apresiasi Atlet Raih Medali PON

News

12 Oktober 2021

Taekwondo Indonesia Kota Tangsel Apresiasi  Atlet Raih Medali PON