Jurnalistika

Ini Penjelasan Kurikulum Merdeka Beda Dengan Kurikulum 13 Tingkat SMP

  • Malik Abdul Aziz

    03 Sep 2022, 15:01 WIB

    Bagikan:

image

Proses pembelajaran Kurikulum Merdeka tingkan SMP

Jurnalistika.id – Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pendidikan intrakurikuler yang bermacam- macam. Konten hendak diinformasikan lebih maksimal biar partisipan didik memiliki lumayan waktu buat mendalami konsep serta memantapkan kompetensi diri.

Dalam penerapannya, guru mempunyai keleluasaan buat memilah bermacam fitur ajar sehingga pendidikan bisa sesuai dengan kebutuhan belajar serta atensi partisipan didik.

Mengutip dari instagram formal@dirjen. gtk. kemdikbud, prinsip utama dari Kurikulum Merdeka berorientasi pada murid dengan memprioritaskan perkembangan anak secara utuh, mementingkan pengembangan kompetensi serta kepribadian murid.

Kurikulum Merdeka mempermudah serta mendesak guru buat berorientasi kepada murid, misalnya berfokus pada modul esensial, jadi modul masing- masing mata pelajaran lebih sedikit sehingga guru tidak butuh terburu- buru dalam mengajar. Apalagi, guru dapat memakai tata cara yang lebih interaktif, mendalam, serta mengasyikkan.

Tidak hanya itu, Kemendikbudristek RI juga menyediakan platform Merdeka Mengajar. di Platform ini tersedia bermacam materi pelatihan untuk guru serta kepala sekolah yang bisa akses secara free memakai akun email yang berakhiran belajar.id ataupun madrasah.kemenag.go.id.

Data lebih lanjut tentang panduan pendidikan serta data Kurikulum Merdeka bisa pelajari langsung dengan mendatangi halaman kurikulum. kemdikbud. go. id. Baik guru kelas ataupun kepala sekolah bisa belajar secara mandiri lewat platform tersebut.

Ada pula, bila menilik Kurikulum Merdeka di jenjang Sekolah Menengah Awal( SMP), yang hadapi pergantian yakni mata pelajaran Informatika jadi mata pelajaran harus, sebaliknya mata pelajaran Prakarya jadi salah satu opsi bersama mata pelajaran Seni, semacam Seni Musik, Seni Tari, Seni Rupa, serta Seni Teater.

Beda Kurikulum Merdeka SMP dengan Kurikulum 2013 SMP

Seperti yang dikutip dari halaman formal Sistem Data Kurikulum Nasional, di dasar ini ialah perbandingan dari Kurikulum Merdeka SMP dengan Kurikulum 2013 SMP:

Kurikulum MerdekaKurikulum 2013
Kerangka Dasar
– Rancangan landasan utama Kurikulum Merdeka adalah tujuan Sistem Pendidikan Nasional dan Standar Nasional Pendidikan.
– Mengembangkan  profil pelajar Pancasila pada peserta didik
Rancangan landasan utama Kurikulum 2013 adalah tujuan Sistem Pendidikan Nasional dan Standar Nasional Pendidikan
Kompetensi yang Dituju
– Capaian Pembelajaran yang disusun per fase

– Capaian Pembelajaran dinyatakan dalam paragraf yang merangkaikan pengetahuan, sikap, dan keterampilan untuk mencapai, menguatkan, dan meningkatkan kompetensi

– SMP/sederajat terdiri dari satu fase, yaitu Fase D (umumnya setara dengan kelas VII, kelas VIII dan kelas IX SMP)
-Kompetensi Dasar (KD) yang berupa lingkup dan urutan (scope and sequence) yang dikelompokkan pada empat Kompetensi Inti (KI) yaitu:  Sikap Spiritual, Sikap Sosial, Pengetahuan, dan Keterampilan

– KD dinyatakan dalam bentuk point-point dan diurutkan untuk mencapai KI yang diorganisasikan pertahun

– KD pada KI 1 dan KI 2 hanya terdapat pada mata pelajaran Pendidikan Agama dan Budi Pekerti dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Struktur Kurikulum
– Struktur kurikulum dibagi menjadi 2 (dua) kegiatan pembelajaran utama, yaitu:
a. pembelajaran reguler atau rutin yang merupakan kegiatan intrakurikuler; dan
b. projek penguatan profil pelajar Pancasila

– Jam Pelajaran (JP) diatur per tahun. Satuan pendidikan dapat mengatur alokasi waktu pembelajaran secara fleksibel untuk mencapai JP yang ditetapkan

– Satuan pendidikan dapat menggunakan pendekatan pengorganisasian pembelajaran berbasis mata pelajaran, tematik, atau terintegrasi

– Mata pelajaran Informatika merupakan mata pelajaran wajib

– Satuan pendidikan atau peserta didik dapat memilih sekurang-kurangnya satu dari 5 (lima) mata pelajaran Seni dan Prakarya: Seni Musik, Seni Rupa, Seni Teater, Seni Tari, atau Prakarya
Jam Pelajaran (JP) diatur per minggu. Satuan mengatur alokasi waktu pembelajaran secara rutin setiap minggu dalam setiap semester, sehingga pada setiap semester peserta didik akan mendapatkan nilai hasil belajar setiap mata pelajaran.

– Satuan pendidikan diarahkan menggunakan pendekatan pengorganisasian pembelajaran berbasis mata pelajaran.
Pembelajaran
– Menguatkan pembelajaran terdiferensiasi sesuai tahap capaian peserta didik

– Paduan antara pembelajaran intrakurikuler (sekitar 70-80% dari jam pelajaran) dan kokurikuler melalui projek penguatan profil pelajar Pancasila (sekitar 20-30% jam pelajaran)
– Pendekatan pembelajaran menggunakan satu pendekatan yaitu pendekatan saintifik untuk semua mata pelajaran

– Pada umumnya, pembelajaran terfokus hanya pada intrakurikuler (tatap muka), untuk kokurikuler dialokasikan beban belajar maksimum 50% diluar jam tatap muka, tetapi tidak diwajibkan dalam bentuk kegiatan yang direncanakan secara  khusus, sehingga pada umumnya diserahkan kepada kreativitas guru pengampu. 
Perangkat Ajar yang Disediakan Pemerintah
– Buku teks dan buku non-teks

– Contoh-contoh modul ajar, alur tujuan pembelajaran, contoh projek penguatan profil pelajar Pancasila, contoh kurikulum operasional satuan pendidikan
Buku teks dan buku non-teks 
Perangkat Kurikulum
Panduan Pembelajaran dan Asesmen, panduan pengembangan kurikulum operasional sekolah, panduan pengembangan projek penguatan profil pelajar Pancasila, panduan pelaksanaan pendidikan inklusif, panduan penyusunan Program Pembelajaran Individual, modul layanan bimbingan konselingPedoman implementasi kurikulum, Panduan Penilaian, dan Panduan Pembelajaran setiap jenjang
Table Perbedaan Kurikulum Merdeka dengan Kurikulum 2013

Ikuti jurnalistika.id di Google News untuk kabar dan berita update lainnya, klik di sini.

Kemendikbudristek

kurikulum 2013

Kurikulum Merdeka

pendidikan

Penjelasan