Senin, 24 Januari 2022

Tentang KamiRedaksiKontak Kami
Jurnalistika
Jurnalistika

Tanahnya Dipagar Pihak Tak Dikenal, Warga Desa Sentul Minta Keadilan

  • Nabila Prajna

    05 Jan 2022, 16:22 WIB

    Bagikan:

<p>(c) </p>

(c)

jurnalistika.id – Tanah warga Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang diduga diklaim pihak lain. Pasalnya tanah milik salah satu warga, Sujatna (70) diberi pagar pembatas oleh orang tak dikenal.

Berdasarkan informasi, tanah miliknya dibeli dan sudah berubah menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM) pengusaha asal Tanjung Morawa. Seluruh ahli waris mengklaim tidak pernah menjual serta membuat sertifikat tanah.

Beberapa kali, Sujatna telah melakukan mediasi dengan mantan Kepala Desa Sentul yang telah menerbitkan sertifikat tanah tersebut. Namun belum mendapatkan titik terang.

Pihak ahli waris yakin bahwa ada kesalahan dalam penunjukkan hak tanah adat (warkah), dimana lokasi yang dimaksud bukan termasuk dalam wilayah lahan yang dilaksanakan pemagaran.

Bersama kuasa hukumnya, R.P. Dimas Priyo, SH,. Sujatna menuntut keadilan terkait masalah tanahnya kepada pihak-pihak yang berwenang.

Sujatna menduga sedikitnya ada 4 kejanggalan yang terjadi pada SHM milik pengusaha asal Tanjung Morawa, di antaranya adalah:

(c)
  1. Di SHM tertulis pada 20 Agustus 1997, namun pemilik meninggal di tahun 1958. Seluruh ahli waris pun tak pernah membuat sertifikat atas tanah tersebut.
  2. SHM tersebut terdapat nama Sdr. Drs. H. SLAMET PUTRANTO sebagai kepala desa, namun pihak ahli waris meyakini bahwa tidak ada nama tersebut dalam daftar mantan kepala desa.
  3. Pada SHM tercatat luas tanah sebesar 2.405 m2, namun di letter C hanya 1.770 m2, sehingga diduga terjadi over lap terhadap lahan Sujatna dan lahan Sertifikat Hak Guna Bangunan milik PLN.
  4. Adanya perbedaan lokasi yang di SHM dengan letter C terkait dengan aktual lokasi pemagaran.

Baca juga: TPA Cipeucang Terima 29 Ton Sampah Sisa Perayaan Tahun Baru, DLH: di Bawah Rata-rata Harian

Balaraja

Desa Sentul

Mafia tanah

tangerang


Rekomendasi

Populer

Mencermati Komitmen Pemerintah Menjawab Tantangan Fiskal 2022