logo jurnalistika

SMSI Tangsel Soroti RUPS LB 2021 PT. PITS

  • MiftahSoe

    19 Okt 2021, 11:47 WIB

    Bagikan:

Photo/Ilustrasi

Jurnalistika.id – Serikat Media Siber Indonesia Kota Tangerang Selatan (SMSI Tangsel) menyoroti kejanggalan dalam Pembahasan Rapat Umum Pemegang Saham luar biasa (RUPS LB) 2021 PT. Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS), baik di tingkat aturan hukum maupun organ pada Badan Usaha milik Daerah (BUMD) Kota Tangsel tersebut.

Ketua SMSI Kota Tangsel, Dwi Haryanto mengatakan, seharusnya pada RUPS LB 2021 bukan hanya mencari pengganti Direktur Keuangan dan Komisaris, melainkan harus mengganti jajaran direksi yang sudah lewat batas umurnya sesuai dengan PP nomor 54 tahun 2017 tentang BUMD.

“Dalam peraturan pemerintah tersebut pasal 57 point H dijelaskan bahwa untuk dapat diangkat menjadi anggota direksi berusia paling rendah 35 tahun dan paling tinggi 55 tahun pada saat mendaftar pertama kali, jadi baik tingkat direksi maupun komisaris yang umurnya sudah lewat, silahkan mundur,” kata Dwi Haryanto saat di Serpong, BSD City, Selasa (19/10/21).

Baca Juga: Seperti Anak Tiri, Ini Ungkapan Kekecewaan Atlet Dayung Terhadap Pemkot

Selain itu, Dwi juga menyinggung massa jabatan yang hanya maksimal 3 tahun berdasarkan Perwal Nomor 05 tahun 2013.

“Jika dilihat peraturan walikota tersebut di Bab II Masa Jabatan, Tugas dan Wewenang pasal 2 massa jabatan direksi paling lama 2 tahun sejak diangkat pertama dan dapat diperpanjang 1 kali paling lama 1 tahun,” terangnya.

“Di aturan juknisnya begitu bunyinya, namun kita tidak tahu jika ada perubahan Perwalnya, ya karena sampai detik ini Perwalnya masih sama, dan belum ada yang berubah,” imbuh Dwi.

Dirinya juga berharap, Walikota Tangsel dapat mengevaluasi seluruh kegiatan yang ada di PT. PITS, karena tujuan berdirinya BUMD untuk memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah, menyelenggarakan kemanfaatan umum berupa barang dan jasa, dan memperoleh keuntungan sesuai peraturan BUMD yang berlaku.

“Walikota sebagai kepala daerah wajib mengevaluasi kembali terkait PT. PITS, karena penyertaan modal yang besar Rp. 88 Milyar dan ditambah aset daerah, bukan perkara kecil, jangan sampai masyarakat dikelabui tentang penambahan aset PT, PITS saja, tapi sudah berkontribusi berapa selama kurang lebih 8 tahun berdirinya BUMD ini,” harap Dwi.

Baca Juga: Pro Kontra Mustafa Kemal Attaturk Jadi Nama Jalan di Jakarta

Sebelumnya, berita menyangkut RUPS Luar Biasa 2021 sempat mencuat di kalangan anggota Dewan dan LSM serta media lokal di Tangsel dan di Banten dan menjadi perhatian khusus bagi para penyelenggara serta pemangku kebijakan BUMD.

Kota Tangerang Selatan

Pemkot tangsel

PT Pits


Rekomendasi

Topik Pilihan

#

Vannesa Angel

#

Tangsel

#

Benyamin Davnie

#

Jokowi Dodo

#

PT. PITS

Terbaru

dsds

Fakta Menarik Desa Wisata Huta Tinggi: Dekat Danau Toba Identik Dengan Kerbau

Peringati Hari AIDS Sedunia, Ini Yang dilakukan KPA Purwakarta

Menitipkan Masa Depan Melalui Pohon : Investasi Oksigen

Ini Rincian UMK Banten Tahun 2022 yang Ditetapkan Gubernur Wahidin Halim

Pemkot Tangsel Gelar Pengembangan Pelaku Usaha Sektor Pertanian Demi Peningkatan Produksi

Ini Alasan Erick Thohir Gabung Banser

Pemkot Tangsel Gelar Giat Pengembangan Usaha Mikro Bagi Pelaku Usaha

Julham Firdaus Kembali Pimpin Bamus Tangsel, Begini Harapan Walikota