Rabu, 17 Agustus 2022

Tentang KamiRedaksiKontak Kami
Jurnalistika

Polisi Ringkus 11 Pelaku Curanmor di Tangsel

  • Firmansyah

    19 Jul 2022, 14:02 WIB

    Bagikan:

image

Ilustrasi: Penangkapan (Niu/Unsplash)

jurnalistika.id – Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel) menangkap 11 tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Pelaku kerap melakukan aksinya di beberapa wilayah di Kota Tangsel. Yakni di Pamulang, Serpong, Pagedangan, hingga Curug.

Kapolres Tangsel, AKBP Sarly Sollu mengatakan, pihaknya melakukan operasi penangkapan tersangka curanmor tersebut sejak satu bulan terakhir.

Menurut Sarly, mayoritas pelaku merupakan seorang residivis.

“Ya, rata-rata mereka residivis. Kami intensif mengungkap pencurian sepeda motor karena ada ketidaknyamanan di masyarakat. Motornya sering hilang, jadi kami lakukan pengungkapan,”ujar Sarly, dalam konferensi pers di Mapolres Tangsel, Senin (18/7/2022).

Sarly mengatakan, para pelaku menggunakan peralatan canggih dan memilih korban saat dalam keadaan lengah. Selain itu, kata Sarly, hampir semua pelaku tidak memiliki pekerjaan tetap.

“Jadi mereka mencari nafkahnya dengan cara melakukan pencurian motor,” tutur dia

Sarly menjelaskan, 11 pelaku tersebut tidak berasal dari satu komplotan. Pihaknya melakukan penangkapan setelah jajaran polsek dan polres bekerja sama mengungkap 9 laporan yang pihaknya terima dalam satu bulan terakhir.

“Para tersangka bukan komplotan, tapi ini kumpulan pengungkapan satu bulan ke belakang,” ujarnya.

Sarly merincikan, tersangka S, RHL, dan NW alias W dilakukan penangkapan di wilayah Serpong. Kemudian para tersangka di wilayah Pamulang, yaitu tersangka AD, RM, AN, SD, dan CP. Lalu tersangka S dan I ditangkap di wilayah Curug.

“Mereka masuk daftar pencarian orang (DPO). Sedangkan pelaku yang ditangkap di wilayah Pagedangan, Kabupaten Tangerang, yaitu ANS dan ASS,” beber Sarly.

Atas pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan barang bukti lima unit sepeda motor, senjata tajam berupa golok. Barang bukti lain saat penggeledahan yakni senjata api (senpi) berupa air softgun yang biasa pelaku gunakan untuk mengancam korban.

“Pasal yang berlaku beragam. Ada yang Pasal 365 KUHP (kitab undang-undang hukum pidana), 363 KUHP, dan 480 KUHP. Ancaman hukuman Pasal 365 selama 15 tahun, 363 selama sembilan tahun, dan 480 selama empat tahun,” jelasnya.

Baca juga: Polisi Tangkap 4 Begal yang Bacok Tukang Ojek di Bogor, 3 Masih Buron

Dapatkan berita pilihan jurnalistika.id setiap hari langsung ke ponsel di Grup Telegram “Sahabat Jurnalistika”. Mari bergabung dengan cara Klik link ini, kemudian join.

curanmor

kriminal

pencurian

Polres tangsel