Kamis, 30 Juni 2022

Tentang KamiRedaksiKontak Kami
Jurnalistika

Muhammadiyah Imbau Warga Berkuban dengan Hewan Ternak Bebas PMK

  • Firmansyah

    23 Jun 2022, 07:06 WIB

    Bagikan:

image

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Natsir (dok: muhammadiyah.or.id)

jurnalistika.id – Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir mengimbau masyarakat memilih hewan ternak untuk berkurban bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Sebaiknya sapi yang untuk kurban sebagaimana juga untuk disembelih kepentingan konsumsi yang betul-betul sehat. Sebab nanti dampaknya tidak bagus kan untuk kesehatan,” kata Haedar di Yogyakarta, dikutip kumparan, Rabu (22/6/2022).

Selain bebas PMK, Ketum PP Muhammadiyah juga mengimbau agar masyarakat memastikan bahwa hewan ternak untuk berkurban dalam keadaan sehat. Haidar khawatir memilih hewan ternak yang tidak sehat hanya akan berdampak buruk pada kesehatan.

“Jadi kami imbau juga kepada masyarakat umum supaya berkurban dan menyembelih hewan kurban yang sehat yang sesuai dengan persyaratan dan tidak sakit,” ujarnya.

Haedar pribadi meyakini Pemerintah mampu mengatasi persoalan PMK atau setidaknya menekan angka kasusnya jelang Iduladha 1443 Hijriah. PP Muhammadiyah sendiri menetapkan iduladha tahun ini jatuh pada Sabtu 9 Juli 2022.

Menurutnya, selain demi keutamaan ibadah kurban, penanganan PMK sesegera mungkin juga menyangkut kesejahteraan para peternak di Indonesia.

“Lebih-lebih bagi petani kecil ya, satu ekor sapi, satu ekor kambing itu kan sangat berharga sehingga kalau mereka bisa tercegah tidak terjangkit PMK tentu sangat bersyukur buat mereka, dan istilahnya itu rezekinya tidak terganggu,” ucap Haedar.

“Karena itu kami percaya pemerintah mengambil langkah yang sigap, cepat dan akurat agar PMK tidak mewabah dan merugikan petani,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia juga mengajak umat muslim yang memiliki harta berlebih untuk bergerak lewat Lazismu. Sehingga harapannya daging kurban bisa tersalurkan dengan baik dan menyeluruh.

“Bagi saudara-saudara kita yang punya kelebihan harta, kami Muhammadiyah juga terus menggerakkan itu lewat LazisMu. Dan banyak juga yang titip lewat LazisMU untuk menyebar hewan kurban di tengah pandemi seperti ini,” katanya.

Sebagai informasi, sejauh ini PMK yang menyerang hewan ternak sudah mewabah di 19 provinsi dan 206 kabupaten/kota. Jawa Timur menjadi daerah dengan kasus terbanyak dengan jumlah infeksi mencapai 83.491 hewan.

Baca berita jurnalistika.id lainnya di Google News

hewan kurban

iduladha 1443 Hijriyah

Iduladha 2022

Penyakit Kuku dan Mulut

PP Muhammadiyah