Senin, 24 Januari 2022

Tentang KamiRedaksiKontak Kami
Jurnalistika
Jurnalistika

Kronologi Pemukulan Ojol di Pamulang, Oknum TNI Emosi Disalip

  • Firman Sy

    10 Jan 2022, 16:31 WIB

    Bagikan:

<p>Foto: PUR (50) korban pemukulan yang diduga oleh oknum TNI AL usai mediasi di Mapolsek Pamulang, Minggu (9/1/22)</p>

Foto: PUR (50) korban pemukulan yang diduga oleh oknum TNI AL usai mediasi di Mapolsek Pamulang, Minggu (9/1/22)

jurnalistika.id – Oknum anggota TNI AL diduga menganiaya pengemudi ojek Online (Ojol) di Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Peristiwa itu terjadi pada Minggu (9/1/22) petang.

Menurut keterangan saksi, oknum anggota TNI itu menganiaya driver ojol berinisial PUR (50) serta anaknya F (15) di Jalan Mujair, depan Perumahan Bazoori, Pamulang, Kota Tangsel sekira Pukul 17.00 WIB.

Saksi yang enggan menyebut nama itu mengatakan, kejadian pemukulan bermula dari pelaku yang terpancing emosinya karena disalip oleh PUR.

“Tapi ngga kena, ngga ada yang lecet sama sekali. Namanya juga jalan sempit ya, nyalip-nyalip pake motor. Kepancing emosi, berhenti di depan korban, turun langsung gebukin si bapak. Anak nya mau misahin malah kena tonjok juga,” ungkapnya.

Saat kejadian, lanjut saksi, warga tidak berani melerai karena badan pelaku besar.

“Dia (pelaku) selalu bilang ‘kalian ngga ada urusan’. Warga juga takut karena badannya gede. Ini mah penganiayaan,” jelasnya.

Saksi mata lain yang menyaksikan kejadian dari belakang, AZ (34) membenarkan bahwa sama sekali tidak ada kerusakan pada mobil.

“Saya pas di belakang pak Pur, pengendara mobil turun, tau-tau langsung datangin pak Pur, Ngga ada serempetan, cuma karena tatap-tatapan emosi lah dia (pelaku). Ia mukul dua kali ke pak Pur, anaknya niat misahin kena pukul juga sekali,” urainya.

AZ sempat melerai pemukulan tersebut, karena korban berdarah, terlebih lagi, melihat anak dari korban yang masih remaja.

Korban Pemukulan Mengalami Luka

Dari kejadian tersebut, korban yang berprofesi sebagai ojek online mengalami luka di bagian dahi. Sedangkan anaknya luka di pelipis mata.

“Bapaknya robek di bagian dahi, kalau anaknya robek di bagian pelipis. Kasian, anaknya masih kelas tiga SMP,” cetusnya.

Kejadian itu memacu solidaritas ratusan driver ojol lainnya yang menggeruduk Mapolsek Pamulang untuk mengantar PUR melaporkan Oknum TNI AL yang menganiaya.

PUR mengungkapkan, saat tahap mediasi bersama Detasemen Polisi Militer (Denpom) Angkatan Laut (AL) dan Garnisun, kasus pemukulan itu akan lanjut ke Meja Hijau.

“Tolong rekan-rekan membubarkan diri biar situasi ini kondusif. Proses ini akan berlanjut, tidak ada kata damai,” tegasnya.

Ratusan ojol yang memadati area Mapolsek Pamulang di Jl. Suryakencana itu baru bubar sekitar pukul 23.00 WIB.

Baca Juga: Duh! Ubin TPT Jaletreng Riverpark Retak, Pengunjung: Takut Longsor

Ojek online

ojol

penganiayaam


Rekomendasi

Populer

Mencermati Komitmen Pemerintah Menjawab Tantangan Fiskal 2022