Rabu, 17 Agustus 2022

Tentang KamiRedaksiKontak Kami
Jurnalistika

Gema Kosgoro Gelar Talkshow Bahas Legalisasi Ganja

  • Firmansyah

    02 Agt 2022, 20:02 WIB

    Bagikan:

image

Kepala Bidang Keslan Rokespol Pusdokkes Polri, AKBP. Dr. Lastri Riyanti, MARS, Lurah Bakti Jaya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, dan Praktisi Hukum Managing Lawfirm IMS, Isram. (foto: jurnalistika.id)

jurnalistika.id – Gerakan Mahasiswa (Gema) Kosgoro Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar talkshow bertema ‘Pro Kontra Legalisasi Ganja Dalam Perspektif Hukum dan Medis’.

Talkshow yang menghadirkan Kepala Bidang Keslan Rokespol Pusdokkes Polri, AKBP. Dr. Lastri Riyanti, MARS, itu berlangsung di Aula Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu, Kota Tangsel, Selasa (2/8/2022).

Selain itu, hadir juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, Praktisi Hukum Managing Lawfirm IMS, Isram dan Lurah Bakti Jaya, serta Pengurus Gema Kosgoro Banten Abi Jumaedi.

Ketua Umum Gema Kosgoro Kota Tangsel, Agus Syarifudin dalam sambutannya mengatakan, program gema talkshow yang mengangkat isu terkini tentang polemik penggunaan ganja untuk medis ini merupakan kali pertama yang pihaknya selenggarakan.

Meski demikian, ia mengaku akan secara rutin menggelar talkshow serupa dengan mengangkat tema yang lebih beragam yang akan mengundang berbagai narasumber yang kompeten sesuai bidangnya.

“Terima kasih kepada narasumber terutama kepada Pusdokkes Polri dan Dinas Kesehatan yang mendukung acara ini. Insyaallah program ini akan terus berlanjut dengan tema yang menarik dan kekinian,” ungkap Agus.

Baca juga: Menkes: Regulasi Ganja Untuk Medis di Indonesia Segera Keluar

Dalam sambutannya, Bendahara Pengurus Gema Kosgoro Banten, Abi Jumaedi mengingatkan kepada pengurus Gema Kosgoro Tangsel untuk selalu mengedepankan literasi dalam pergerakannya.

“Saya apresiasi Gema (Kosgoro) Tangsel yang produktif memberikan literasi. Gema yang identik dengan pergerakan harus didasari literatur yang memadai bukan asal gerak tanpa tujuan,” kata Abi.

Ia pun meminta agar talkshow serupa terus Gema Kosgoro gelar dengan tema yang menarik dan menghadirkan narasumber yang berkompeten.

Sementara, Kepala Bidang Keslan Rokespol Pusdokkes Polri, AKBP. Dr. Lastri Riyanti, MARS dalam paparannya mengatakan, isu legalisasi ganja merupakan isu menarik saat ini. Ia pun memuji Gema Kosgoro Tangsel yang membahas isu tersebut.

“Gema Kosgoro cerdas mengambil tema ini. Apalagi di negara tetangga dan Eropa sudah dilegalkan,” ungkap ia saat awal memaparkan materinya.

Ia pun menekankan, meski legalisasi ganja masih dalam pembahasan, saat ini aturan masih melarangnya. Dengan begitu, ia mengharapkan para generasi muda tidak menyalahgunakan ganja.

“Secara hukum masih dilarang. Maka kesimpulannya adalah dilarang,” tegasnya.

Baca juga: MUI Dalami Perspektif Agama terkait Ganja untuk Kebutuhan Medis

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, dalam dunia medis memang ganja terkadang digunakan untuk medis. Namun itu semua untuk keperluan medis.

“Di Dunia kesehatan memang ganja masih dalam kajian medis. Ada yang membolehkan, ada juga yang melarang,” ungkapnya.

Kendati demikian, ia mengingatkan para generasi muda agar menjadi barang tersebut. Meski terdapat manfaat namun lebih banyak dampak negatifnya.

 “Saya tetap menyarankan ganja tidak baik dikonsumsi. Lebih banyak mudaratnya dari pada manfaatnya,” pungkasnya.

Ikuti berita jurnalistika.id lainnya di Google Newsklik di sini

Ganja

ganja medis

Gema Kosgoro Tangsel

pro kontra ganja