Kamis, 30 Juni 2022

Tentang KamiRedaksiKontak Kami
Jurnalistika

Ditolak Masuk Singapura, UAS: Dari Mana Dapat Print? Dari Indonesia?

  • Firmansyah

    19 Mei 2022, 15:22 WIB

    Bagikan:

image

Ustadz Abdul Somad (UAS) (Tangkap layar Instagram.com / ustadzabdulsomad_official)

jurnalistika.id – Ustaz Abdul Somad (UAS), ditolak masuk Singapura pada Senin, 16 Mei 2022. Tak hanya Singapura, Beberapa Negara di Eropa pun pernah menolak UAS, seperti Belanda dan Swiss.

Di chanel Youtube Refly Harun, UAS menceritakan kisahnya ditolak masuk kedua Negara itu terjadi pada 2019. Saat hendak mengunjungi Belanda, ia masuk Negeri ‘kincir angin’ tersebut melalui Swiss.

Petugas imigrasi Swiss tidak memperkenankan dia masuk. Petugas itu, kata Uas. menyatakan bahwa paspor yang ia pegang tidak memberikan akses memasuki Eropa.

“Saya tanya, ‘kenapa tidak boleh masuk?’ Mereka tunjukkan print, ‘anda, dia tunjuk gambar, pernah diusir dari Amsterdam waktu ngasih seminar. Karena itu, kami takut anda buat keributan juga nanti di Swiss’,” papar UAS.

Baca juga: Ceramah Ekstrem, Ini Alasan Singapura Tolak Kunjungan UAS

UAS pun kebingungan karena sebelumnya belum pernah mengunjungi Eropa. Kebingungan itu bertambah lantaran ia tidak tahu-menahu soal print yang dipegang petugas imigrasi.

“Dari mana orang Swiss bisa dapat print? Dari Indonesia, (lalu) siapa yang ngirim?” ucap UAS bertanya-tanya.

Sebelumnya, Pemerintah Singapura menolak UAS memasuki Negaranya. Singapura menilai, UAS mendukung ajaran ekstrem dan segregasi.

Baca juga: Hikmah Husnudzon: Sembuh dari Lumpuh hingga Perampok yang Bertaubat

Kemudian, UAS mempertanyakan juga darimana Singapura mengetahui ceramah materinya.

“Jadi Kementerian Luar Negeri Singapura apa serajin itu betul mereka mengikuti pengajian saya?,” tanyanya.

“Dan kalau memang betul mereka rajin, apa paham pegawai-pegawai itu tentang kajian saya? Siapa sebenarnya yang menyampaikan poin-poin itu ke mereka?” imbuh UAS.

Baca berita dan informasi lainnya di Google News

Refly Harun

UAS

ustaz abdul somad