Jurnalistika

Infrastruktur yang Rusak Akibat Gempa Cianjur Akan Kembali Dibangun

  • Firmansyah

    22 Nov 2022, 20:50 WIB

    Bagikan:

image

Foto : Presiden Joko Widodo meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, pada Selasa, 22 November 2022. (Laily Rachev – Biro Pers Sekretariat Presiden)

jurnalistika.id – Ribuan rumah penduduk dan fasilitas umum rusak akibat gempa dengan magnitudo 5,6 yang mengguncang Kabupaten Cianjur, pada Senin (21/11). Pemerintah akan kembali membangun infrastruktur yang rusak.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menyampaikan, pemerintah akan terus melakukan pendataan dan membangun rumah bagi warga terdampak. 

“Bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat akan diganti oleh pemerintah, begitu tanggap darurat selesai masuk tahap tehabilitasi dan rekonstruksi, setelah itu baru membangun rumah-rumah masyarakat yang rusak berat,” kata Suharyanto dalam keterangan pers tertulis, Selasa (22/11) pagi. 

Selain rumah warga, Suharyanto menambahkan, sarana umum seperti pendidikan, masjid, dan madrasah yang rusak akan dibantu perbaikannya oleh kementerian terkait.

Untuk mempercepat penanganan bencana, BNPB pada hari ini mengerahkan sebuah helikopter untuk mempercepat penanganan di desa terisolir. Dana siap pakai sebesar 1.5 miliar rupiah serta Bantuan logistik senilai 500 juta rupiah juga siap digunakan untuk membantu warga terdampak. 

Di samping itu, dia juga mengimbau agar masyarakat bisa memanfaatkan call center untuk mendapatkan informasi terkait penanganan gempa Cianjur 

“Apabila ada masyarkat yang ingin tahu kondisi keluarganya yang terkena gempa, bisa menghubungi  call center 117, nanti akan terhubung pada posko di Cianjur, sehingga semua informasi semua berasal dari posko,” tutupnya.

Baca berita lainnya di Google News, klik di sini.

Gempa

gempa cianjur

jokowi


Tentang Kami
Karir
Kebijakan Privasi
Pedoman Media Siber
Kontak Kami