Kamis, 30 Juni 2022

Tentang KamiRedaksiKontak Kami
Jurnalistika

ASN OPD di Tangsel Dianjurkan Menabung di Bank Sampah

  • Malik Abdul Aziz

    20 Mei 2022, 13:42 WIB

    Bagikan:

image

Penimbangan Bank Sampah di depan Pemkot Tangsel, Jumat (20/5/22)

jurnalistika.id – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan program “Penimbangan Bank Sampah”, bertempat di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel. Jumat (20/5/2022).

Analisis Kebijakan Bappeda Tangsel, Irma Suryani mengungkapkan. pihaknya saat ini tengah kembali menggerakkan program yang sempat vakum akibat pandemi tersebut.

“Pengelola dari Bank Sampah masih dari Bappeda dulu karena kita mau menggerakan lagi. Kita adakan eventnya, supaya nanti semua OPD yang ada di Puspem Tangsel tergerak, pengennya sih ada Bank Sampah Se-Puspem Tangsel,” kata Irma, Jumat (20/5/2022).

Baca juga: DLH Tangsel: Volume Sampah Rumah Tangga Meningkat Saat Puasa

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk sosialisasi sekaligus edukasi untuk mengurangi sampah. Sampah-sampah yang telah terkumpul tersebut akan dipilah kembali sesuai dengan harganya.

“Selain dari edukasi, tujuannya juga untuk mengurangi supaya ruangan jadi lebih bersih, barang-barang yang tidak perlu bisa keluar dan mempunyai nilai ekonomis tinggi, sekarang kita mereduksi sampah. Mengurangi sampah dari sumbernya,” katanya.

Ia menjelaskan, sistem dari Bank Sampah ini menjadikan setiap orang seperti nasabah Bank yang bisa menyimpan hasil uang dari sampah tersebut.

“Ini sistemnya bank sampah jadi orang-orang bisa jadi nasabah. Jadi seperti nasabah bank bisa menyimpan nanti ada hasil uang dari situ. Kalau ada yang mau disedekahkan untuk keperluan juga bisa,” ungkapnya.

Di sisi lain, Oji Ristanto, PLT kasie Kemitraan DLH Tangsel mendukung adanya Bank Sampah ini sebagai wahana edukasi pegawai dan juga untuk pengurangan sampah dari sumbernya.

“Saya sangat mendukung program ini karena edukasi buat kita dari pegawai untuk memilah sampah dan pengurangan sampah dari sumbernya. Walaupun nilai ekonomisnya tidak secara signifikan tapi lumayan untuk edukasi diri kita,” ungkap Oji.

Oji menilai, kehadiran program tersebut cukup jelas dan menjanjikan nilai ekonomi.

“Untuk warga jelas ada nilai ekonomis, karena bisa menjadi uang setelah kita menimbangnya,” kata Oji.

Baca juga: Fokus Tangani Sampah, DLH Tangsel Buat Rumah Minim Sampah

Lebih lanjut, Oji berharap kegiatan dan program tersebut bisa berjalan rutin sampai seluruh pegawai mengetahuinya. Selain mengurangi volume sampah kemudian juga dapat menghasilkan keuntungan ekonomi.

“Kita mengharapkan kegiatan ini berjalan rutin, karena sangat bagus diterapkan. Supaya semua pegawai yang di sini pada mengetahui adanya Bank Sampah, biasa yang kita kumpulin tapi sekarang harus dipilah dulu yang ada nilai ekonomisnya ditimbang di sini,” pungkasnya.

Baca berita dan informasi menarik lainnya di Google News

Bank Sampah

DLH Tangsel