Senin, 24 Januari 2022

Tentang KamiRedaksiKontak Kami
Jurnalistika
Jurnalistika

Simak! Asal-usul Dim Sum, Teman Nge-teh Orang Kanton yang Mendunia

  • Dena R

    13 Jan 2022, 22:21 WIB

    Bagikan:

<p>Dim Sum (c) rajat sarki on Unsplash</p>

Dim Sum (c) rajat sarki on Unsplash

jurnalistika.id – Enak, praktis, mengenyangkan, tanpa digoreng. Yap! Siapa siih yang nggak tahu Dim Sum? Dumpling dengan beragam isian ini semakin populer lho di Indonesia. Malahan sudah ada kedai-kedai Dim Sum yang memodifikasinya sedemikian rupa hingga menjadi Dim Sum yang unik. Mulai dari isian, warna kulit hingga topping.

Eits, ngomong-ngomong nih, Kamu yang pecinta Dim Sum, sudah tahu belum asal-usul Dim Sum ini? Kalau belum, yuk simak!

Asal Mula Dim Sum

Dim Sum adalah masakan Kanton, berbeda dengan masakan Cina. Masakan Kanton mengacu pada makanan di Cina bagian Tenggara, khususnya Guangzhou (Kanton) dan daerah sekitarnya yang membentang hingga ke Hong Kong.

Awalnya Dim Sum adalah makanan pokok orang-orang Kanton, kini popularitasnya sudah mendunia!

Dim Sum (c) Unsplash

Apa sih arti Dim Sum?

Pada zaman kuno di Tiongkok, para pedagang yang melakukan perjalanan di sepanjang Jalur Sutra seringkali beristirahat di tengah perjalanan panjang mereka. Sambil menyeruput teh yang paling nikmat dan harum kala itu, mereka mempersiapkan diri untuk melanjutkan perjalanan panjang.

Konon katanya, dokter kala itu sangat menekankan manfaat minum teh. Di antara manfaatnya yaitu membantu melancarkan pencernaan.

Nah, sejak saat itu, kedai-kedai teh mulai menyajikan makanan-makanan dengan kemasan kecil atau yang disebut ‘Dim Sum’ sebagai teman minum teh mereka.

Kata Dim Sum berasal dari Bahasa Kanton, artinya adalah hidangan berukuran kecil (sekali gigit), biasanya disajikan di keranjang kukusan bambu atau piring kecil.

Mulai dari sanalah, makan Dim Sum kemudian menjadi identik dengan minum teh, inilah yang disebut tradisi ‘Yum Cha’.

Apa itu Yum Cha?

Secara Bahasa, Yum Cha berarti ‘minum teh’. Ini mengacu pada tradisi yang sudah mendarah daging dalam budaya Kanton.

Keluarga dan teman biasanya duduk mengelilingi meja selama berjam-jam, saling bercerita sembari minum teh dengan berbagai macam Dim Sum.

Dim Sum di Era Modern

Kalau zaman dahulu Dim Sum menjadi teman minum teh, kini Dim Sum menjadi penganan yang serbaguna dan praktis. Terlebih lagi dengan semakin berkembangnya teknologi, banyak produsen Dim Sum yang membekukannya sebelum dijual, sehingga konsumen hanya perlu menghangatkannya.

Dim Sum sangat cocok buat Kamu yang sibuk dan nggak punya banyak waktu untuk makan. Baik untuk sarapan, ngemil sore atau bahkan makan malam. Sekali hap, Dim Sum sudah cukup mengganjal perut, lho!

Nah, itu dia sejarah singkat si dumpling favorit kita ini. Praktis, serbaguna dan mengenyangkan. Gimana, kalau Kamu suka Dim Sum isi apa nih?.

Baca juga:

asal usul dim sum

dim sum

dimsum

dumpling

Makanan Khas


Rekomendasi

Populer

Mencermati Komitmen Pemerintah Menjawab Tantangan Fiskal 2022