The Farewell adalah karya sutradara Lulu Wang yang dirilis pada 2019. Meskipun film ini merupakan produksi Negara Amerika, namun pemerannya merupakan kebanyakan aktor-aktor berdarah China.
Kisah yang disajikan juga merupakan tentang budaya maupun tradisi masyarakat China. Meski disebut masuk dalam kategori genre komedi, tetapi The Farewell adalah film yang cukup sedih.
Ceritanya sangat umum terjadi di kehidupan masyarakat umum, apalagi di Indonesia. Kemungkinan orang-orang yang sudah menonton film ini juga pernah merasakannya atau paling tidak pernah melihatnya.
1. Sinopsis The Farewell

The Farewell bercerita tentang anggota keluarga yang sudah menjalani hidupnya masing-masing, mereka terpisah di negara berbeda. Karakter utamanya adalah Billi Wang (Awkwafina), dia merupakan seorang penulis Tionghoa di Amerika Serikat.
Billi tumbuh besar di Amerika Serikat dan tinggal bersama dengan kedua orangtuanya. Namun, dirinya sedang mengalami masalah tentang kariernya, ditambah lagi menerima surat penolakan untuk Guggenheim Fellowship.
Kekacauan pikirannya semakin bertambah ketika mengetahui kalau neneknya dari pihak ayah atau dipanggil Nai Nai (Zhao Shuzhen) ternyata mengidap kanker paru-paru stadium akhir. Diperkirakan Nai Nai hanya bisa bertahan dalam tiga bulan lagi, tanpa dapat diprediksi bisa cepat maupun sesuai vonis.
Billi begitu terpukul mendengar berita ini, karena dirinya sangat dekat dengan Nai Nai, dan menjadi satu-satunya cucu perempuan yang dimiliki Nai Nai. Ia juga tak bisa menahan tangis mendengar kabar tersebut.
Namun, karena kedekatan emosional dan tak bisa menahan tangisannya, kedua orang tua Billi tidak memperbolehkannya untuk ikut pulang ke rumah asalnya di China. Karena mereka takut ketika Billi ikut dia tidak bisa menyembunyikan kesedihan di depan Nai Nai.
Sementara menurut pemahaman tradisi orang Tionghoa dalam film ini disebut bahwa ketika seseorang menderita kanker stadium akhir, maka orangnya tidak boleh diberitahu. Takutnya ketika Billi ikut ia justru menangis dan membuat Nai Nai curiga.
Namun, kepulangan keluarganya ini tidak dibuat khusus untuk menjenguk. Melainkan dibuat sebuah rencana pernikahan sepupu Billi anak pamannya yang tinggal di Jepang. Sehingga neneknya yang tinggal di China akan kembali dikunjungi anak-anaknya setelah sekian tahun tak pernah kumpul bersama.
2. Kisah Keluarga yang Umum Terjadi

Kisah dalam film ini bisa dikatakan sangat dekat dengan kehidupan masyarakat pada umumnya, banyak keluarga yang akhirnya terpisah dari orang tua karena menjalani hidup masing-masing. Cerita yang disajikan dalam film ini tampaknya tidak hanya terjadi di masyarakat Tionghoa saja, namun dekat juga dengan masyarakat lain di beberapa negara termasuk Indonesia.
Banyak keluarga yang sewaktu kecil hidup bersama-sama penuh kegembiraan bersama dengan orang tua, namun ketika dewasa mereka harus pergi. Bahkan berkumpul bersama-sama lagi akan sangat sulit ditemukan waktunya, sehingga orang tuanya sendiri tinggal di rumah dalam kesendirian.
Lebih sedihnya lagi, dalam film The Farewell Nai Nai sudah ditinggalkan oleh suaminya, sehingga ia hanya punya anak-anak dan cucunya yang jauh. Meskipun dalam film ia juga ditemani oleh sang adik yang dengan tulus merawatnya.
3. Billi Adalah Gambaran 'Anak Nenek'

Dalam sebuah dialog di film Farewell, orang tua Billi mengatakan bahwa Nai Nai sangat menyayangi dirinya, bahkan bisa dibilang menjadi cucu yang paling disayangi. Sehingga Billi dinasehati agar jangan menunjukkan muka sedih di depan neneknya, karena ditakutkan malah memperburuk keadaan Nai Nai.
Kasih sayang Nai Nai ini juga ditunjukkan dalam berbagai adegan, Billi sering disuapin oleh sang Nenek layaknya anak kecil. Nai Nai juga beberapa kali menunjukkan kasih sayangnya dengan mengajak Billi berbicara yang menyangkut hidupnya.
Selain itu, pada awal film The Farewell juga sudah ditunjukkan kalau Nai Nai sangat dekat dengan Billi. Karena pada saat ia sedang di rumah sakit, ia menelpon Billi dan bertanya layaknya seorang nenek yang memperdulikan cucunya.
Meski begitu, bukan berarti Nai Nai pilih kasih mengenai kasih sayang pada cucu-cucunya. Bentuk cinta kepada cucu yang lain juga ditunjukkan dengan betapa ia ingin pernikahan cucu laki-lakinya digelar dengan sangat mewah, bahkan Nai Nai memilih untuk pergi sendiri memastikan kesiapan hidangan maupun dekorasi pernikahan yang sebesar adalah settingan semata
4. Karakter Nai Nai Menggambarkan Hidup Orang Tua di Usia Senja

Nai Nai lewat karakternya yang sangat tulus, dan digambarkan sudah berusia senja menjadi gambaran banyak orang tua yang sudah jauh dari anaknya. Dia menjadi orang tua yang sangat merindukan kebersamaan dengan keluarganya layaknya ketika ia melihat anak-anaknya masih kecil.
Nai Nai juga menjadi orang tua yang selalu menyayangi anak-anak, begitu juga menantu dan cucunya. Bahkan ketika anaknya sudah memiliki keluarga dan sudah tua, Nai Nai seolah melihat anaknya masih anak kecil yang dirawat semasa kecil.
5. The Farewell Memperlihatkan Eratnya Hubungan Keluarga

Dalam film The Farewell diperlihatkan juga bagaimana Nai Nai dan juga suaminya yang sudah lebih dulu tutup usia mampu mengajarkan nilai kekeluargaan kepada anak-anaknya. Sebab dalam film ini, meskipun semua sudah berkeluarga, mereka bisa akur satu sama lain.
Haiyan (Tzi Ma) dan Lu Jian (Diana Lin) adalah orang tua Billi, ayahnya adalah anak laki-laki kedua dari Nai Nai. Sementara anak laki-laki pertamanya adalah Haibin (Yongbo Jiang). Kedua bersaudara ini hidup rukun dan saling mengerti tentang kebutuhan Nai Nai.
Nai Nai juga sangat menyayangi menantunya, terlihat kalau istri dari Haiyan dan Haibin juga sangat sedih mendengar kabar kondisi sang mertua. Bahkan mereka sampai mengeluarkan air mata, itu menandakan betapa Nai Nai juga begitu baik menjadi seorang mertua.
Selain itu, Nai Nai juga mempunyai adik perempuan yang setia merawatnya dan menemaninya dengan tulus. Padahal ia juga sudah tua yang juga butuh dekat dengan keluarganya. Namun, keeratan keluarga di dalam film ini sangat luar biasa.
Seperti itulah review dari film The Farewell tentang keluarga yang kisahnya sangat dekat dengan kehidupan masyarakat umum. Kalau kamu suka tontonan bertema keluarga, film ini sangat direkomendasikan.
- LM
Penulis pemula yang ingin bertumbuh
Artikel lain dari Luthfi
Rekomendasi
Opinion28 Agt 2025Seolah-olah Mereka Paham Anarkis
Opinion08 Agt 2025Pak! Bendera One Piece Bukan Barang Menakutkan
Opinion01 Agt 2025Kala Indonesia Hampir Bangkrut di Tangan Soekarno
Ragam01 Agt 20256 Cara Ampuh Bikin Pasangan Luluh Ketika Sedang Emosi
Opinion15 Jul 2025Omong Kosong Pendidikan Gratis di Negeri Seribu Janji Manis
Opinion27 Feb 2025Perempuan: Tubuhku, Pakaianku, Adabku
Movie12 Feb 20256 Film Hot China Nuansa Jadul, Cocok Temani Kesendirian
Education13 Jan 2025Menilik Mesin Biodiesel Rancangan Mahasiswa Teknik Kimia Unpam: Keunggulan dan Cara Kerjanya
Opinion02 Jan 2025Orang-orang Goblok di Jalan
Opinion30 Des 20242025 Tiba, Masih Pentingkah Organisasi Bagi Mahasiswa?