Setiap negara pasti memiliki film komedinya masing-masing, termasuk Italia yang mungkin masih jarang peminat khususnya di Indonesia. Padahal negara yang terkenal dengan makanan pasta ini juga memiliki komedi khas yang bisa membuat penonton tertawa terpingkal, bahkan mungkin bisa melupakan masalah sebentar sangking terhiburnya.
Memang menonton film dari negara yang masih jarang mendapatkan perhatian orang bakalan sulit mencari judul yang tepat agar tidak menyesal setelah menonton. Apalagi itu adalah film komedi yang pastinya sebelum nonton sudah berekspektasi akan mendapatkan tontonan pengibur dari kegalauan.
Nah, makanya berikut beberapa rekomendasi film komedi Italia paling kocak yang harus kamu tonton.
1. Fantozzi (Luciano Salce, 1975)

Fantozzi adalah film pertama dari serangkaian film yang bikin nama Paolo Villaggio, sang aktor dan kreator Fantozzi, jadi terkenal di seluruh Italia. Diarahkan dengan cerdas oleh salah satu sutradara paling penting dalam sinema Italia, Luciano Salce, film ini bisa dianggap sebagai salah satu hasil dari generasi baru sinema Italia, terutama dalam hal genre.
Film ini menggambarkan kelas menengah Italia yang frustasi, pengen sukses tapi selalu nggak beruntung. Fantozzi sendiri adalah sosok yang selalu gagal dan nggak pernah bisa sukses, sering kena sial di setiap situasi.
Seri Fantozzi ini adalah salah satu seri film paling sukses di Eropa. Lebih dari sekadar kritik, film ini menunjukkan pandangan satiris tentang pekerja yang frustasi di Italia pada tahun 1970-an.
2. Bianco Rosso E Verdone (Carlo Verdone, 1981)

Cerita dalam film ini bukanlah alasan utama untuk kelucuan dan situasi kocak di dalamnya, meski ceritanya sendiri mendorong bagian-bagian lucu untuk muncul, penampilan Carlo Verdone lah yang membuatnya lucu. Dia main, nulis, dan mengarahkan film ini, yang diproduksi dengan mengejutkan oleh Sergio Leone dan musiknya diciptakan oleh Ennio Morricone.
Verdone memerankan tiga karakter berbeda, yakni Furio, Mimmo, dan Pasquale. Semuanya benar-benar tidak sama, salah satunya bahkan nggak bicara sampai akhir cerita dan selalu salah langkah dan kerap kali direcoki dan dirampok.
Sementara yang lain obsesif dan bikin istrinya gila, dan satunya lagi seperti anak-anak yang harus merawat neneknya. Semua mereka sedang dalam perjalanan untuk memilih di tempat pemilihan mereka masing-masing dalam sebuah pemilihan.
3. Pane e cioccolata aka Bread and Chocolate (Franco Brusati, 1974)

Hadir dengan komedi hebat bersama semua karakteristik yang membuat komedi Italia begitu sukses dengan komentar satiris, sindiran seksual yang halus, dan latar belakang dramatis. Ini bukanlah komedi yang bikin ketawa terbahak-bahak, tapi ini pasti adalah komedi khas Italia yang dibintangi oleh legenda Nino Manfredi, dan sering digambarkan sebagai representasi dari film komedi-drama Italia (Commedia All’italiana).
Nino Garofalo hanyalah seorang lelaki yang kurang beruntung, yang nggak pernah berhasil dalam apa pun yang dia lakukan. Dia adalah seorang Italia yang bekerja di Swiss sebagai "warga tamu" dengan visa sementara, dan harus bekerja agar bisa tinggal di Swiss.
Agar tidak miskin dan hidup dalam kesengsaraan, dia melewati segala macam kesulitan di Swiss, yang sepertinya tidak mau menerimanya.
4. Il Postino aka The Postman (Michael Radford, 1994)

Film Il Postino adalah sebuah komedi romantis, yang menghadirkan semangat yang benar-benar berbeda dari kebanyakan film yang terdaftar di sini. Kisahnya tentang persahabatan dan cinta, tetapi juga tentang kesedihan dan kekecewaan.
Film ini berada di posisi yang agak rendah dalam daftar ini karena konten dramatis yang sangat kuat yang disajikan dalam film. Meskipun tidak sejelas dalam La Vita è Bella, misalnya, film ini benar-benar mengandung sisi yang sangat sedih, yang membuat penonton lebih banyak merenung daripada tertawa.
Namun, ini adalah film yang sangat penting dan menjadi klasik dengan cepat setelah dirilis. Sebuah karya yang tidak pernah gagal membuat terkesan setiap kali menontonnya. Lucu karena kesederhanaannya, romantis karena sensualitas dan sentimennya, dan sedih karena realitas yang menghancurkan yang dibawanya.
5. La Vita è Bella aka Life is Beautiful (Roberto Benigni, 1997)

Sekarang bayangkan sebuah film yang nggak cuma bikin kamu terharu tapi juga nempel banget di ingatan, jadi salah satu film paling bikin hati meleleh yang pernah dibuat. Banyak yang bilang ini film terakhir yang sempurna bangat, mungkin terlalu muluk buat sebagian orang, tapi kalo udah nangkep inti cerita, alurnya, dan niat bener dari film ini, pernyataan itu nggak berlebihan.
La Vita è Bella yang diarahkan, ditulis, dan diperankan dengan apik sama si Roberto Benigni mengejutkan setelah dirilis tahun 1997. Film ini bener-bener sempurna dari segala sisi, mulai dari pemilihan pemain, alur cerita, akting, produksi, plot, penulisan, desain kostum, pengambilan gambar, musiknya, dan segala hal lain yang bisa kamu inget.
Mungkin ini satu-satunya film yang bisa bikin kamu nangis dan ketawa sekaligus dengan intens, bahkan di saat sedihnya bisa ada momen lucu yang bikin ngakak. Pastikan kamu menontonnya!
- CR
You will know if you wanna to know
Artikel lain dari Caroline
Rekomendasi
Opinion28 Agt 2025Seolah-olah Mereka Paham Anarkis
Opinion08 Agt 2025Pak! Bendera One Piece Bukan Barang Menakutkan
Opinion01 Agt 2025Kala Indonesia Hampir Bangkrut di Tangan Soekarno
Ragam01 Agt 20256 Cara Ampuh Bikin Pasangan Luluh Ketika Sedang Emosi
Opinion15 Jul 2025Omong Kosong Pendidikan Gratis di Negeri Seribu Janji Manis
Opinion27 Feb 2025Perempuan: Tubuhku, Pakaianku, Adabku
Movie12 Feb 20256 Film Hot China Nuansa Jadul, Cocok Temani Kesendirian
Education13 Jan 2025Menilik Mesin Biodiesel Rancangan Mahasiswa Teknik Kimia Unpam: Keunggulan dan Cara Kerjanya
Opinion02 Jan 2025Orang-orang Goblok di Jalan
Opinion30 Des 20242025 Tiba, Masih Pentingkah Organisasi Bagi Mahasiswa?
