jurnalistika.id – Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah II Tangerang Selatan merilis prakiraan cuaca untuk Provinsi Banten dan sekitarnya pada Selasa (29/10/2024) hari ini.
Berdasarkan laporan prakirawan cuaca Hilma, kondisi cuaca pagi hingga dini hari diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Kemungkinan hujan baru terjadi pada siang hari di sejumlah daerah.
Pada pagi hari, BMKG memprediksi wilayah Banten akan cerah berawan hingga berawan. Namun, menjelang siang, potensi hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di beberapa daerah.
Baca juga: Pabrik Kimia di Tangerang Terbakar, Diduga Akibat Percikan Api Mesin
Hujan sedang berpotensi terjadi di Cibeber dan Sobang. Sementara hujan ringan dapat melanda kawasan seperti Padarincang, Mandalawangi, Pandeglang, Tigaraksa, Curug, Tangerang, Serpong, Ciputat, Gunung Kencana, Bojongmanik, Panggarangan, serta Maja.
Memasuki malam dan dini hari, cuaca diperkirakan kembali stabil dengan kondisi cerah berawan hingga berawan.
“Suhu udara di wilayah ini berada pada rentang 23 hingga 34 derajat Celsius, dengan kelembapan udara berkisar antara 55 hingga 95 persen. Angin bertiup dari arah Timur hingga Barat Daya dengan kecepatan 5 hingga 30 km/jam,” kata Hilma, Selasa (29/10/2024) dikutip RRI.
Waspada Cuaca Ekstrem
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat atau petir serta angin kencang. Khususnya di wilayah Kabupaten Lebak bagian timur.
Selain itu, potensi gelombang sedang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten, dan Samudra Hindia Selatan Banten.
“Cuaca di Banten cukup dinamis hari ini, masyarakat perlu berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem. Terutama di wilayah-wilayah yang berpotensi dilanda hujan lebat,” ujar Hilma.
Dengan kondisi cuaca yang beragam dan adanya potensi cuaca ekstrem, masyarakat Banten diimbau untuk lebih waspada. Terlebih yang berada di kawasan yang rawan terdampak perubahan cuaca mendadak.
Baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini