jurnalistika.id – Dalam ajaran Islam, sholat sunnah tidak wajib untuk dikerjakan, namun tetap memiliki banyak keutamaan untuk umat Islam mengerjakannya dan mendapat banyak sekali manfaat untuk kehidupan.
Sholat sunnah Dhuha merupakan sholat sunnah yang dikerjakan ketika matahari mulai naik setelah terbit fajar (sesudah Subuh) hingga mulai terasa panas (sebelum Dzuhur). Rakaat sholat Dhuha cukup fleksibel, bisa dilakukan mulai dari dua rakaat hingga maksimal dua belas rakaat.
Berikut beberapa keutamaan dari sholat sunnah Dhuha dalam ajaran Islam:
1. Dianggap Sebagai Pengganti Sedekah
Setiap sendi yang kita gerakkan selama sholat Dhuha akan terhitung sebagai sedekah. Seperti yang diriwayatkan oleh Bukhari, dia berkata, dari Rasulullah SAW bersabda:
“Di pagi hari, setiap persendianmu (dari badan) wajib bersedekah, maka setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, perintah kebaikan adalah sedekah, larangan kemungkaran adalah sedekah, dan dua rakaat sholat dhuha mencukupkan semua itu”. (HR. Muslim No. 1181)
2. Pahala yang Berlimpah
Sholat Dhuha merupakan salah satu wasiat Rasulullah shallallahu’alaihi yaitu akan mendapatkan banyak pahala.
Sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari, dari Abu Darda ra, dia berkata, “Kekasihku telah berwasiat kepadaku tentang tiga hal yang tidak akan aku tinggalkan selama hidupku; Puasa tiga hari setiap bulan, shalat Dhuha dan tidak tidur sebelum aku menunaikan (shalat) Witir”. (Bukhari, no. 1178, dan Muslim, no. 721)
3. Pikiran Menjadi Tenang dan Terpenuhinya Kebutuhan
Membuat pikiran menjadi tenang ketika selesai menunaikannya dan kebutuhannya akan terpenuhi hingga akhir siang (Dzuhur).
Baca juga: Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Tata Cara Pelaksanaannya
Dari Abu Darda dan Abu Dzar radhiallahu anhuma dari Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, dari Allah Azza wa Jalla, bahwa Dia berfirman, “Wahai anak Adam shalatlah empat rakaat di awal hari, Aku akan lindungi engkau hingga akhirnya”. (HR. Tirmizi, no. 437, dishahihkan oleh Al-Albany)
4. Dibuatkan Istana di Surga
Sholat Dhuha juga memberi kita motivasi bahwasannya sesiapa yang melaksanakannya maka akan dibuatkannya istana di Surga.
Seperti yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Ibnu Majah, dari Rasulullah shallallahu’alaihi bersabda: “Barang siapa shalat Dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana di surga”.
5. Pahalanya Setara Pahala Haji dan Umrah
Biasa disebut sholat Isyraq, dan bagi sesiapa yang melaksanakannya maka akan mendapat pahala yang setara dengan pahala Haji dan Umrah.
Sesuai dengan hadist yang diriwayatkan oleh Tirmidzi, dia berkata, dari Rasulullah shallallahu’alaihi bersabda: “Siapa yang shalat Fajar berjamaah, kemudian duduk untuk berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit, kemudian dia shalat dua rakaat, maka baginya bagaikan pahala haji dan umrah, sempurna, sempurna, sempurna”. (HR. Tirmizi, no. 586, dinyatakan hasan oleh Al-Albany rahimahullah dalam Shahih Sunan At-Tirmizi)
emikian Informasi mengenai keutamaan-keutamaan shalat sunnah Dhuha menurut ajaran Islam dan menurut sabda Rasulullah shallallahu’alaihi.
Ikuti dan baca berita Jurnalistika lainnya di Google News, klik di sini.
Sumber: alquran-sunnah.com
Penulis: M Hafidz Bintang (Intern)

